Viral Alyssa Daguise Disindir Netizen Soal Berat Badan Usai Melahirkan, Ashanty Ungkap Pembelaan

Viral Alyssa Daguise Disindir Netizen Soal Berat Badan Usai Melahirkan, Ashanty Ungkap Pembelaan

Suara PecariAlyssa Daguise menjadi sorotan publik setelah muncul kembali ke hadapan umum usai melahirkan anak pertamanya, Soleil Zephora Ghazali. Namun, kemunculan perdana Alyssa dalam acara penurunan bendera di Istana Merdeka ini justru menimbulkan komentar negatif dari sejumlah netizen terkait perubahan berat badannya yang dianggap meningkat.

Perubahan fisik setelah melahirkan memang wajar terjadi pada setiap ibu, termasuk Alyssa. Sayangnya, hal tersebut menjadi sasaran body shaming oleh beberapa oknum netizen yang mengomentari penampilan Alyssa yang berbeda dibandingkan dengan foto-foto sebelumnya di media sosial.

Pembelaan dari Keluarga dan Suami

Menanggapi cibiran tersebut, Al Ghazali, suami Alyssa Daguise, secara tegas memberikan pembelaan. Ia menilai komentar negatif yang ditujukan kepada istrinya merupakan bentuk kecemburuan dan ketidaktahuan akan kondisi alami seorang ibu yang sedang menyusui. Al menekankan bahwa kenaikan berat badan adalah hal yang sangat wajar dialami oleh ibu pascapersalinan dan selama masa menyusui.

“Itu hanya netizen yang sirik. Karena Alyssa juga baru mengASIhi,” ujar Al Ghazali, mengingatkan pentingnya menghargai kondisi perempuan yang sedang merawat anaknya.

Selain itu, Alyssa sendiri juga angkat bicara melalui akun media sosialnya dengan memberikan tanggapan yang menohok terhadap kritik yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan dukungan, terutama di masa-masa penting seperti setelah melahirkan.

Dampak Body Shaming dan Pentingnya Dukungan

Kasus body shaming terhadap Alyssa Daguise ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat untuk menghargai kondisi fisik perempuan setelah melahirkan. Perubahan berat badan dan bentuk tubuh adalah proses alami yang membutuhkan waktu dan dukungan, bukan celaan.

Al Ghazali juga mengajak publik untuk tidak menghakimi dan lebih memahami kondisi para ibu. Ia menyebut komentar negatif tersebut sudah melewati batas dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental perempuan, termasuk Alyssa.

Perubahan fisik setelah melahirkan merupakan bagian dari perjalanan menjadi orang tua yang perlu diapresiasi. Dukungan positif dari keluarga, pasangan, dan masyarakat sangat diperlukan agar para ibu dapat menjalani peran barunya dengan percaya diri dan bahagia.

Kasus ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai pentingnya menghentikan body shaming di media sosial dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah serta mendukung bagi perempuan di berbagai tahap kehidupannya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *