Demo Mahasiswa di Bundaran HI, KAI Alihkan 25 Perjalanan Kereta ke Stasiun Jatinegara
Suara Pecari | Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta resmi memberlakukan kebijakan berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara untuk seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Stasiun Gambir, Jumat (12/6/2026). Keputusan ini diambil sebagai respons atas aksi unjuk rasa mahasiswa yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitarnya.
KAI berhentikan kereta di Jatinegara karena ada unjuk rasa [titlebase] yang diperkirakan menyebabkan kepadatan lalu lintas di akses menuju Stasiun Gambir. Kebijakan ini mulai berlaku pukul 13.00 WIB dan memengaruhi 25 perjalanan kereta api jarak jauh.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran layanan dan kenyamanan penumpang. “Penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara merupakan bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan agar tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman, aman, dan tepat waktu, meskipun terdapat potensi kepadatan lalu lintas,” ujar Franoto dalam keterangan resmi.
Penumpang yang memiliki tiket kereta dengan keberangkatan awal dari Stasiun Gambir tetap dapat naik dari Stasiun Jatinegara sesuai jadwal yang tertera. “Jadwal perjalanan kereta api tetap sesuai dengan yang tertera pada tiket,” tegas Franoto. KAI telah melakukan sosialisasi melalui SMS dan WhatsApp blast kepada para pelanggan.
Selain KAI, moda transportasi lain juga terdampak demo. Transjakarta menghentikan sementara rute 1B (St. Palmerah–Dukuh Atas) dan bus wisata BW4. Sementara itu, MRT Jakarta menutup Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas pada sore hari. Penutupan jalan di Jalan Sudirman–Thamrin menyebabkan arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Gatot Subroto arah Kuningan.
KAI berhentikan kereta di Jatinegara karena ada unjuk rasa [titlebase] juga memungkinkan penumpang untuk tetap melanjutkan perjalanan tanpa hambatan berarti. Sebanyak 22 kereta keberangkatan dari Gambir dapat naik di Jatinegara, termasuk KA Purwojaya, Parahyangan Fakultatif, Taksaka, dan Brawijaya. Daftar lengkap perjalanan tersedia di akun X resmi KAI.
KAI mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi lalu lintas. “Kami mengimbau pelanggan untuk tetap memperhatikan waktu keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun,” jelas Franoto.
Demo mahasiswa yang berlangsung sejak siang hari ini merupakan bentuk penyampaian pendapat terkait isu tertentu. Kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran HI diperkirakan masih berlangsung hingga malam. KAI berhentikan kereta di Jatinegara karena ada unjuk rasa [titlebase] diharapkan menjadi solusi efektif bagi para pelanggan kereta api jarak jauh.
Dengan adanya rekayasa operasional ini, KAI memastikan bahwa pelayanan tetap optimal. Penumpang yang terdampak dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai titik naik alternatif. KAI terus memantau situasi dan akan menyesuaikan kebijakan sesuai perkembangan di lapangan.
Kesimpulannya, kebijakan KAI berhentikan kereta di Jatinegara karena ada unjuk rasa [titlebase] merupakan langkah antisipatif yang tepat untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta api jarak jauh. Penumpang diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












