DPR Mendorong Pembinaan Suporter untuk Cegah Kericuhan dalam Sepak Bola
Suara Pecari | Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menekankan pentingnya pendekatan pembinaan dalam mencegah kericuhan suporter sepak bola di Indonesia. Ia mengusulkan agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengembangkan budaya sepak bola yang lebih positif.
Esti menyatakan bahwa pendekatan yang lebih baik adalah yang tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pada pembinaan dan transformasi budaya dalam sepak bola. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan pada Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam konteks ini, Esti mengingatkan tentang banyaknya insiden kericuhan suporter yang terjadi selama kompetisi Liga Indonesia. Beberapa contoh insiden tersebut termasuk kerusuhan dan perusakan fasilitas di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, serta penyalaan flare yang membahayakan keamanan pertandingan di Sleman, Yogyakarta.
Komisi X DPR RI menilai bahwa insiden-insiden tersebut dapat merusak citra sepak bola nasional, terutama di saat upaya perbaikan tata kelola kompetisi sedang dilakukan setelah evaluasi oleh FIFA. Esti menekankan perlunya penguatan sistem keamanan pada setiap pertandingan agar kompetisi sepak bola di Tanah Air dapat berjalan dengan profesional dan tertib.
Lebih lanjut, ia berpendapat bahwa energi besar yang dimiliki oleh suporter dan generasi muda harus diarahkan menjadi kekuatan positif untuk mendukung prestasi sepak bola nasional. Oleh karena itu, Komisi X DPR RI mendorong pemerintah, melalui Kemenpora, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kompetisi nasional, termasuk efektivitas pengawasan oleh federasi dan sistem keamanan pada setiap pertandingan.
Esti juga menegaskan pentingnya penerapan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang dianggap lalai dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lapangan. Usulan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pertandingan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.
















