NAM ABP Women Bungkam Mojang Bandung Bedas 4-0 di WPFL 2026

NAM ABP Women Bungkam Mojang Bandung Bedas 4-0 di WPFL 2026

Suara Pecari | Sukoharjo – NAM ABP Women mencatat kemenangan meyakinkan 4-0 atas Mojang Bandung Bedas Futsal dalam lanjutan Women’s Pro Futsal League (WPFL) 2026. Pertandingan pembuka pekan kesembilan yang berlangsung di GOR Bung Karno, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026) itu menjadi modal penting bagi tim asuhan Citra Adisti untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Dominasi Sejak Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, NAM ABP Women langsung tampil menekan. Strategi pressing tinggi yang diterapkan pelatih Citra Adisti membuat Mojang Bandung Bedas kesulitan mengembangkan permainan. Penguasaan bola yang dominan dan pergerakan tanpa bola yang cepat menjadi kunci keberhasilan tim dalam menguasai jalannya laga.

Gol pertama lahir pada menit ketujuh melalui Divani Chandra Putri. Memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan, Divani melepaskan tendangan terukur yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Empat menit berselang, Antika Asri Julaikah menggandakan keunggulan setelah menerima bola hasil kemelut di depan gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Tanpa Ampun

Memasuki babak kedua, NAM ABP Women tidak mengendurkan tekanan. Kapten tim, Suciana Yuliani, menjadi bintang lapangan dengan golnya pada menit ke-28. Tendangan keras dari luar kotak penalti membuat kiper lawan hanya bisa mematung. Gol ini sekaligus mempertegas dominasi NAM ABP Women sepanjang pertandingan.

Meski sempat mendapat kartu kuning pada menit ke-33, Divani Chandra Putri tidak kehilangan fokus. Timnya tetap solid dalam bertahan dan efektif dalam menyerang. Puncaknya, Alya Ananda Hendrita menutup pesta gol pada menit ke-40, memastikan kemenangan telak 4-0 sekaligus clean sheet yang gemilang.

Statistik Pertandingan

StatistikNAM ABP WomenMojang Bandung Bedas
Gol40
Penguasaan Bola62%38%
Tendangan ke Gawang124
Pelanggaran811
Kartu Kuning12

Pemain Kunci

Suciana Yuliani terpilih sebagai Women of the Match berkat performa impresifnya. Selain mencetak gol, ia menjadi motor serangan dan pemimpin di lapangan. Divani Chandra Putri juga layak mendapat apresiasi atas kontribusi satu gol dan assist. Sementara itu, lini pertahanan yang dikomandoi oleh Alya Ananda Hendrita sukses menjaga gawang tetap perawan.

Dampak pada Klasemen

Tambahan tiga poin penuh membawa NAM ABP Women naik ke peringkat kelima klasemen sementara WPFL 2026. Tim kini mengoleksi 15 poin dari 9 pertandingan, hanya tertinggal 2 poin dari zona empat besar. Peluang untuk bersaing di papan atas masih terbuka lebar, mengingat konsistensi permainan yang mulai terbentuk.

Bagi Mojang Bandung Bedas, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi kedelapan dengan 10 poin. Tim harus segera bangkit jika ingin menjauh dari zona degradasi.

Kronologi Pertandingan

  • Menit 7: Gol Divani Chandra Putri (1-0)
  • Menit 11: Gol Antika Asri Julaikah (2-0)
  • Menit 28: Gol Suciana Yuliani (3-0)
  • Menit 33: Kartu kuning Divani Chandra Putri
  • Menit 40: Gol Alya Ananda Hendrita (4-0)

Analisis dan Implikasi

Kemenangan ini menunjukkan bahwa NAM ABP Women telah menemukan ritme permainan terbaiknya. Pelatih Citra Adisti berhasil meramu strategi yang efektif, memanfaatkan kecepatan sayap dan kreativitas lini tengah. Ke depannya, tim ini diprediksi akan menjadi kuda hitam yang merepotkan para pesaing.

Dari sisi perkembangan futsal wanita Indonesia, pertandingan ini membuktikan bahwa kompetisi semakin ketat. WPFL 2026 menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain muda untuk unjuk gigi. Dengan adanya liputan media yang lebih luas, olahraga ini diharapkan semakin populer dan menarik minat sponsor.

Bagi masyarakat Sukoharjo, kehadiran pertandingan di GOR Bung Karno menjadi hiburan sekaligus kebanggaan. Antusiasme penonton yang memadati tribun menunjukkan bahwa futsal wanita memiliki basis penggemar yang solid.

Penutup

Kemenangan telak 4-0 atas Mojang Bandung Bedas bukan sekadar tiga poin bagi NAM ABP Women. Lebih dari itu, hasil ini menjadi pernyataan bahwa mereka layak diperhitungkan di WPFL 2026. Dengan semangat juang dan kerja keras, batas prestasi hanya milik mereka yang berani bermimpi. Langkah selanjutnya adalah menjaga konsistensi, karena perjalanan masih panjang menuju puncak klasemen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan