William Saliba Kembali Perkokoh Pertahanan Prancis, Timnas Swedia Tumbang 3-0
Suara Pecari | William Saliba kembali menjadi pilar utama lini belakang Timnas Prancis saat mereka mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7) waktu setempat. Bek Arsenal yang sebelumnya diistirahatkan saat melawan Norwegia, langsung diturunkan sebagai starter oleh pelatih Didier Deschamps. Keputusan itu terbukti tepat karena Prancis mampu menjaga gawang tetap perawan sekaligus melaju ke babak 16 besar.
Dalam pertandingan yang digelar di New York New Jersey Stadium, Prancis tampil dominan sejak menit awal. Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-23, disusul gol Bradley Barcola di babak pertama. Mbappe kemudian menutup pesta dengan gol keduanya di babak kedua. Meski demikian, perhatian tak hanya tertuju pada trio penyerang, melainkan juga pada ketangguhan William Saliba yang berduet dengan Dayot Upamecano di jantung pertahanan.
William Saliba harus berhadapan langsung dengan rekan setimnya di Arsenal, Viktor Gyokeres. Striker Swedia itu tampil impresif dengan memenangi enam dari 10 duel melawan Saliba, namun gagal mencetak gol. Media Swedia memberikan pujian kepada Gyokeres atas performanya, tetapi mengakui bahwa William Saliba tetap menjadi tembok yang sulit ditembus. Gyokeres memang unggul dalam duel individu, namun Saliba sukses memutus rantai serangan Swedia di momen-momen krusial.
Pelatih Deschamps melakukan beberapa perubahan pada susunan pemain. Selain Saliba, Lucas Digne dan Bradley Barcola juga masuk starting eleven menggantikan Theo Hernandez dan Desire Doue. Adrien Rabiot kembali menjadi starter di lini tengah bersama Aurelien Tchouameni, sementara Manu Kone harus puas di bangku cadangan. Di kubu Swedia, Lucas Bergvall menjadi motor serangan, namun tak mampu menembus pertahanan rapat Prancis yang dikomandoi William Saliba.
Kemenangan ini memastikan Prancis melaju ke babak 16 besar dengan catatan sempurna: memenangi seluruh pertandingan grup dan fase gugur. Sementara bagi Swedia, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Namun, ada sisi positif bagi Arsenal karena Gyokeres akan segera bergabung dengan persiapan pramusim, memberikan waktu lebih bagi pelatih Mikel Arteta untuk mengintegrasikannya.
William Saliba sendiri menjadi sorotan karena kondisinya yang disebut belum fit 100 persen. Namun, ia tetap tampil solid dan membuktikan diri sebagai bek kelas dunia. Duel sengit melawan Gyokeres menjadi bukti kualitas keduanya, sekaligus menunjukkan betapa berharganya mereka bagi Arsenal. Dengan performa seperti ini, William Saliba dipastikan akan menjadi andalan Prancis di laga-laga selanjutnya.
Secara keseluruhan, Prancis tampil meyakinkan dan layak melaju ke babak berikutnya. Kehadiran William Saliba di lini belakang memberikan rasa aman bagi para penggemar Les Bleus. Kini, mereka menunggu lawan di babak 16 besar, sementara Swedia harus angkat koper dari turnamen.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






