Pau Cubarsí dan Lamine Yamal Ukir Sejarah, Spanyol Hancurkan Austria 3-0 di Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Pau Cubarsí, remaja belia asal Spanyol, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 saat La Roja mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar di Los Angeles Stadium, California, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya membawa Spanyol melaju ke babak 16 besar, tetapi juga melahirkan sejumlah rekor impresif, terutama berkat penampilan gemilang dua pemain mudanya.
Pau Cubarsí, yang baru berusia 18 tahun, menjadi starter bersama Lamine Yamal di fase gugur, menjadikan mereka duo remaja pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mendapat kepercayaan tersebut. Kehadiran Pau Cubarsí di lini belakang turut memperkuat pertahanan Spanyol yang belum kebobolan sepanjang turnamen. Bersama Unai Simon, ia menjadi bagian dari rekor clean sheet terpanjang dalam sejarah Piala Dunia, mencapai 519 menit tanpa kebobolan.
Pertandingan itu sendiri berjalan dominan. Spanyol menguasai bola hingga 64,4% dan melepaskan 23 tembakan, 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Austria tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, menjadikan Spanyol tim pertama dalam 12 tahun yang membuat lawannya gagal melakukan tembakan akurat di fase gugur Piala Dunia. Terakhir kali hal serupa terjadi saat Jerman menghadapi Argentina di final 2014.
Gol-gol Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-36 dan 89, serta Pedro Porro pada menit ke-66. Oyarzabal menjadi bintang dengan dua golnya, mengakhiri puasa kemenangan fase gugur Spanyol sejak 2010. Sebelumnya, La Roja gagal melaju dari fase grup pada 2014, serta tersingkir di babak 16 besar pada 2018 dan 2022.
Selain Pau Cubarsí, Lamine Yamal juga menorehkan rekor sebagai pemain Eropa termuda yang meraih 10 kemenangan di turnamen besar. Keduanya membuktikan bahwa regenerasi Spanyol berjalan sukses di bawah asuhan Luis de la Fuente.
Kesimpulannya, kemenangan telak ini menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dengan pertahanan kokoh yang diperkuat Pau Cubarsí dan lini serang tajam, La Roja siap melangkah lebih jauh. Pau Cubarsí, yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, telah menunjukkan kualitasnya sebagai bek masa depan Spanyol. Pau Cubarsí dan rekan-rekannya kini menanti lawan di babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






