Nicolas Raskin Jadi Rebutan: Performa Gemilang di Piala Dunia 2026 Tarik Minat Klub Premier League dan Serie A
Suara Pecari, Nicolas Raskin, gelandang andalan Rangers dan tim nasional Belgia, menjadi sorotan utama setelah penampilannya yang impresif di Piala Dunia 2026. Pemain berusia 25 tahun ini sukses menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa, termasuk Hull City dari Premier League serta Atalanta dan Bologna dari Serie A. Performa Raskin yang konsisten di turnamen empat tahunan tersebut membuatnya dijuluki sebagai pemain terbaik Belgia di ajang tersebut, bahkan disebut-sebut siap ‘membuat jejak di mana pun’ jika hengkang dari Ibrox musim panas ini.
Dalam perjalanan Belgia hingga perempat final, Nicolas Raskin tampil penuh dalam enam pertandingan, mencatatkan assist dalam kemenangan telak atas Selandia Baru dan Amerika Serikat. Meskipun langkah Belgia terhenti setelah kekalahan 2-1 dari Spanyol, Raskin tetap menuai pujian dari berbagai pihak. Mantan pelatihnya di akademi Standard Liege, Stephane Guidi, menegaskan bahwa Raskin memiliki kualitas alami yang langka. ‘Nico bisa melakukan segalanya: bertahan, mendistribusikan bola, menembus garis pertahanan lawan, dan mencetak gol. Dia bisa pergi ke mana pun sekarang dan langsung membuat perbedaan,’ ujar Guidi kepada Sudinfo Sports.
Ketertarikan Hull City terhadap Nicolas Raskin semakin memanas setelah promosi mereka ke Premier League. Namun, mantan striker Arsenal Alan Smith meragukan kemampuan Raskin untuk bersinar di Hull, mengingat klub tersebut diprediksi akan sering kalah di kasta tertinggi. ‘Jika dia datang ke Hull, dia akan menghadapi tantangan berat. Mereka akan kalah hampir setiap akhir pekan. Mereka butuh lebih banyak pemain berbakat,’ kata Smith kepada BestBettingSites. Meski demikian, Raskin diyakini tidak akan kesulitan beradaptasi karena sudah mengenal sepak bola Inggris melalui pengalamannya di Rangers.
Di sisi lain, Rangers sendiri telah bergerak aktif di bursa transfer dengan mendatangkan gelandang bertahan Cammy Devlin dari Hearts. Manajer Derek McInnes mengakui bahwa Devlin akan menjadi tambahan berharga, terutama dalam hal tekel dan kontribusi defensif. Namun, kepergian Raskin akan menjadi pukulan berat mengingat perannya yang vital di lini tengah. Statistik menunjukkan bahwa hanya empat gelandang Premiership Skotlandia yang memiliki akurasi umpan lebih tinggi dari Raskin musim lalu, menunjukkan kemampuannya dalam menguasai bola.
Selain performa di klub, Nicolas Raskin juga menjadi pusat perhatian di luar lapangan saat Belgia terlibat kontroversi dengan FIFA dan Amerika Serikat. Keputusan FIFA yang membatalkan skorsing striker AS, Folarin Balogun, memicu kemarahan tim Belgia. Raskin secara terbuka menyebut keputusan itu sebagai ketidakadilan. Setelah kemenangan 4-1 atas AS, para pemain Belgia melakukan selebrasi ‘Trump dance’ sebagai bentuk protes. Insiden ini justru semakin mengangkat popularitas Raskin di kancah internasional.
Dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai £20 juta, Rangers berada dalam posisi sulit. Jika Raskin hengkang, mereka harus mencari pengganti yang sepadan. Namun, jika bertahan, kehadirannya akan menjadi kunci dalam upaya Rangers merebut gelar juara. Sementara itu, Hull City terus berupaya menegosiasikan harga, namun belum mencapai kata sepakat. Persaingan ketat dari klub Serie A seperti Atalanta dan Bologna membuat situasi semakin menarik untuk diikuti.
Kesimpulannya, Nicolas Raskin telah membuktikan dirinya sebagai gelandang serba bisa yang mampu bersaing di level tertinggi. Masa depannya di Rangers masih belum pasti, tetapi satu hal yang jelas: namanya akan terus menjadi buah bibir di bursa transfer musim panas ini. Apakah ia akan memilih tantangan baru di Premier League atau Serie A, atau tetap setia bersama Rangers? Hanya waktu yang akan menjawab.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










