Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK
Suara Pecari, Jakarta – Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berpotensi batal digelar akibat belum keluarnya izin resmi dari kepolisian. Meski demikian, operator kompetisi I.League menyatakan pertandingan masih sesuai jadwal dengan dukungan lisan dari pihak kepolisian dan pengelola stadion.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa pengajuan izin pertandingan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Namun, izin resmi belum diterbitkan karena adanya situasi keamanan yang tidak menentu, termasuk aksi demonstrasi yang tengah berlangsung di Jakarta, serta fokus aparat keamanan yang tersentral pada kasus di wilayah NTT. Meski demikian, komunikasi dengan pihak keamanan terus dijalin untuk memastikan pertandingan dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
Kondisi Keamanan dan Dampak Aksi Demonstrasi
Aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Jakarta menjadi perhatian utama menjelang laga Persija vs Persib. Beberapa aliansi masyarakat sipil dan mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, dengan berbagai tuntutan seperti pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor, stabilisasi harga pangan, hingga evaluasi program pemerintah. Aksi ini berpotensi mempengaruhi perizinan dan situasi keamanan di ibu kota.
Polda DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan mengerahkan ribuan personel gabungan serta 120 personel untuk mengawal jalannya aksi dan mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Aparat keamanan juga memantau kelompok yang berpotensi membuat kerusuhan agar situasi tetap kondusif.
Kesiapan Pengelola SUGBK dan Operator Kompetisi
Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno telah menyatakan kesiapan untuk menjadi venue pertandingan Persija melawan Persib. Selain itu, I.League juga telah mendapatkan persetujuan secara lisan dari kepolisian untuk menggelar laga tersebut. Meski demikian, Ferry Paulus menekankan bahwa pihaknya tidak ingin mendahului keputusan resmi dari aparat keamanan terkait izin pertandingan, mengingat rivalitas ketat antara kedua klub tersebut.
Analisis Potensi Pembatalan dan Dampaknya
Jika izin resmi tidak kunjung diterbitkan, kemungkinan besar pertandingan akan batal atau ditunda. Hal ini dapat menimbulkan dampak pada jadwal kompetisi dan persiapan kedua tim. Selain itu, ketidakpastian izin juga dapat menimbulkan kegelisahan di kalangan suporter dan pengelola klub. Namun, I.League berharap situasi segera membaik agar pertandingan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hiburan olahraga yang aman bagi masyarakat.
Sementara itu, pelatih Persija, Mauricio Souza, menyatakan bahwa kekalahan timnya dari Persib pada laga sebelumnya disebabkan oleh kesalahan yang tidak perlu dari pemain, meskipun sempat unggul terlebih dahulu. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting menjelang pertandingan di SUGBK nanti.
Situasi keamanan di Jakarta yang dipengaruhi oleh aksi demonstrasi dan proses perizinan pertandingan Persija vs Persib menjadi sorotan penting menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Semua pihak berharap kondisi tetap kondusif sehingga pertandingan dapat terlaksana dengan aman dan lancar demi kepentingan olahraga dan hiburan bagi masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










