KONI Pusat Gelar Doa Bersama untuk Kenang Lima Tahun Wismoyo Arismunandar

KONI Pusat Gelar Doa Bersama untuk Kenang Lima Tahun Wismoyo Arismunandar

Suara Pecari | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengadakan acara doa bersama untuk mengenang lima tahun wafatnya Wismoyo Arismunandar, mantan Ketua Umum KONI Pusat yang menjabat selama dua periode. Acara ini berlangsung di Kantor KONI Pusat di Senayan, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Wismoyo, yang meninggal pada 28 Januari 2021, dikenal sebagai sosok penting dalam dunia olahraga Indonesia. Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat saat ini, menyampaikan bahwa semangat dan nilai-nilai yang dibawa oleh Wismoyo masih sangat relevan dan menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga di Tanah Air.

Marciano mengungkapkan bahwa warisan disiplin yang ditanamkan oleh Wismoyo menjadi salah satu nilai utama yang harus dipegang oleh para atlet dan pelaku olahraga. Ia menekankan, “Semangat beliau tercermin dalam Mars Patriot Olahraga, di mana syair ‘Disiplin adalah nafasku’ mencerminkan karakter dan keteguhan beliau. Kehormatan adalah sesuatu yang terpenting bagi beliau.”

Baca juga:

Dalam kesempatan tersebut, Marciano juga mengajak seluruh masyarakat, terutama yang terlibat dalam dunia olahraga, untuk meneladani sikap pantang menyerah dari Wismoyo. Ia menambahkan, “Mari jadikan semangat beliau sebagai inspirasi untuk terus berjuang demi menjadikan olahraga sebagai pemersatu bangsa dan sumber kebanggaan Indonesia melalui prestasi.”

Baca juga:

Istri mendiang, Siti Hardjanti, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh KONI Pusat. Ia mengenang perjalanan suaminya yang berkarier di KONI setelah masa tugasnya di TNI Angkatan Darat. Siti menjelaskan bahwa latar belakang militer suaminya menjadi pertimbangan dalam pemilihannya sebagai Ketua Umum KONI, meskipun saat itu Wismoyo memiliki peluang untuk menjadi Duta Besar.

Baca juga:

“Beliau seorang prajurit sejati. Ia lebih memilih memimpin atlet, yang memiliki tujuan serupa dengan prajurit, yaitu berjuang untuk nama bangsa,” kenang Siti Hardjanti. Di bawah kepemimpinannya, Program Garuda Emas berhasil mengantarkan banyak atlet Indonesia meraih prestasi di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games dan Olimpiade.

Baca juga:

Selama masa kepemimpinannya, prestasi yang diraih oleh atlet yang dibina di antaranya adalah peringkat kedua di SEA Games XVII di Thailand 1995, peringkat pertama di SEA Games XIX di Jakarta 1997, dan peringkat ketiga di SEA Games XX di Brunei pada 1999. Selain itu, Wismoyo juga berkontribusi dalam perolehan medali di Olimpiade Atlanta 1996 dan Sydney 2000.

Baca juga:

Acara doa bersama ini menjadi momen refleksi bagi semua yang terlibat di dunia olahraga untuk terus melanjutkan cita-cita dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Wismoyo Arismunandar. Dengan semangat yang tinggi, KONI Pusat berharap dapat terus berkontribusi dalam memajukan olahraga Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan