Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji: Motor Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Suara Pecari | Pengembangan desa wisata dan wisata alam di Indonesia terus menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat daerah. Dua destinasi yang menjadi sorotan adalah Desa Wisata Kelawi di Lampung Selatan dan Air Terjun Pancuraji di Sanggau. Keduanya menawarkan konsep wisata berbeda, mulai dari edukasi berbasis komunitas hingga wisata alam keluarga yang mudah diakses. Pengelolaan dilakukan oleh masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah daerah dan komunitas pariwisata. Inisiatif ini sejalan dengan tema Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji Tumbuhkan Ekonomi dan Wisata Lokal LPP RRI, yang mengangkat peran desa wisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata berbasis komunitas.
Desa Wisata Kelawi di Lampung Selatan mulai dikembangkan sejak 2016. Sekretaris Pokdarwis Minang Rua Bahari, Rian Haikal, menjelaskan bahwa pengembangan tersebut mendorong perubahan ekonomi dan aktivitas masyarakat desa secara bertahap. “Kami coba memulai pengembangan desa wisata, yang awalnya wisata desa dalam hal ini yang pertama kita keluar adalah Pantai Minang Rua. Seiring berjalannya waktu, kita dapat beberapa respon atau support dari beberapa pemerintah terkait, baik dari pemerintah maupun beberapa komunitas,” kata Rian dalam perbincangan bersama PRO3 RRI. Pengembangan wisata ini membuat pemuda desa tidak lagi sepenuhnya bergantung pada perantauan. Aktivitas ekonomi mulai terbuka melalui sektor pariwisata berbasis komunitas lokal. Desa wisata kini mengarah pada integrasi potensi pantai, agro, dan wisata petualangan. Konsep ini diperkuat dengan pelibatan masyarakat dalam berbagai pelatihan dan kegiatan wisata. Dengan demikian, Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji Tumbuhkan Ekonomi dan Wisata Lokal LPP RRI menjadi bukti nyata bahwa sektor pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Sementara itu, Air Terjun Pancuraji di Sanggau menjadi destinasi unggulan daerah. Adyatama Kepariwisataan Disporapar Sanggau, Asmadi, menjelaskan bahwa lokasi ini dikenal memiliki tiga tingkat aliran air dalam satu kawasan wisata. “Yaitu objek wisata Air Terjun tiga tingkat yang terletak di dalam kota Sanggau, yang biasa diakses langsung dengan kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2. Salah satu Air Terjun istimewa, Air Terjun Pancuraji ini dia bukan hanya pada satu titik saja, jadi dia itu memanjang ada Tingkat satu, dua, dan tiga,” ungkapnya. Kunjungan wisatawan meningkat pada akhir pekan dengan aktivitas utama rekreasi keluarga. Wisatawan menikmati mandi di air terjun, kuliner, serta suasana alam terbuka. Akses yang dekat dari pusat kota menjadi keunggulan utama destinasi tersebut, membuatnya mudah dijangkau wisatawan lokal maupun luar daerah. Keberadaan Air Terjun Pancuraji semakin memperkuat tema Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji Tumbuhkan Ekonomi dan Wisata Lokal LPP RRI, di mana wisata alam menjadi daya tarik yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Kedua destinasi ini menunjukkan peran pariwisata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Pengembangan wisata berbasis alam dan komunitas menjadi strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan dari berbagai pihak, desa wisata seperti Kelawi dan Pancuraji dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Inisiatif ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi wisata lokal. Pada akhirnya, Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji Tumbuhkan Ekonomi dan Wisata Lokal LPP RRI bukan hanya sekadar konsep, melainkan realitas yang telah dirasakan oleh masyarakat setempat.
Kesimpulannya, pengembangan desa wisata dan wisata alam seperti yang dilakukan di Kelawi dan Pancuraji merupakan langkah strategis dalam memberdayakan ekonomi lokal. Melibatkan masyarakat secara aktif, memanfaatkan potensi alam, dan mendapatkan dukungan pemerintah adalah kunci sukses dari program ini. Dengan terus mengembangkan sektor pariwisata, diharapkan semakin banyak desa yang mampu mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warganya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








