ASDP Sebut Antrean di Ketapang Dipicu Kenaikan Kendaraan Logistik dan Peningkatan Kapasitas Dermaga
Suara Pecari, Ketapang – Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang mengalami peningkatan signifikan yang dipicu oleh lonjakan kendaraan logistik serta aktivitas peningkatan kapasitas dermaga. PT ASDP Indonesia Ferry tengah mengoptimalkan operasional kapal dan berkoordinasi intensif dengan regulator serta pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat penguraian antrean dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan Jawa-Bali.
Faktor Penyebab Antrean di Ketapang
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan tambahan waktu perjalanan yang dialami pengguna jasa akibat antrean yang sempat mencapai 13 kilometer. Peningkatan volume kendaraan logistik mencapai sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya menjadi salah satu penyebab utama antrean panjang ini.
Selain itu, satu pasang dermaga di Ketapang dan Gilimanuk sedang tidak beroperasi sementara waktu karena menjalani peningkatan kapasitas menjadi 50 ton. Pekerjaan ini bertujuan memperkuat infrastruktur dan kesiapan operasional menjelang periode angkutan Natal, Tahun Baru, dan Idul Fitri 2027.
Upaya Optimalisasi Layanan
Untuk mengatasi antrean dan mempercepat proses penyeberangan, ASDP mengoperasikan sebanyak 24 kapal berkapasitas besar. Pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) diterapkan dengan menggunakan enam kapal guna mempercepat proses bongkar muat dan mengurangi waktu kapal berada di dermaga. Penyesuaian ini tetap memperhatikan kapasitas dermaga, kondisi lalu lintas kendaraan, serta aspek keselamatan pelayaran.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, menambahkan bahwa koordinasi intensif dengan regulator dan pemangku kepentingan terus dilakukan untuk mengatur arus kendaraan, khususnya kendaraan logistik, sekaligus mempercepat penguraian antrean di akses menuju pelabuhan.
Imbauan bagi Pengguna Jasa
Pengguna jasa yang telah memiliki tiket tetap dilayani sesuai ketentuan. Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi tambahan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. ASDP mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pengguna jasa selama menghadapi kondisi ini.
Prioritas Keselamatan dan Pelayanan
ASDP berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan layanan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pelayaran, diiringi dengan upaya memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dan pelaku logistik yang membutuhkan kepastian waktu perjalanan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









