Delapan Siswa Prakerin di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Nias: Membangun Generasi Siap Kerja

Delapan Siswa Prakerin di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Nias: Membangun Generasi Siap Kerja

Suara Pecari, Gunungsitoli – Sebanyak delapan siswa dari dua sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Nias resmi memulai program Praktik Kerja Industri (Prakerin) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nias, Rabu, 15 Juli 2026. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias, Rahmat Chrisman Zai, SSTP., M.Si, yang memberikan arahan dan pembekalan awal. Program ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Latar Belakang Program Prakerin di Lingkungan Pemerintahan

Program Prakerin merupakan salah satu implementasi dari Kurikulum 2013 dan diperkuat oleh kebijakan Merdeka Belajar yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung kepada siswa SMK di lingkungan kerja nyata, sehingga mereka tidak hanya menguasai teori tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan soft skill yang dibutuhkan industri. Di Kabupaten Nias, Dinas Kominfo menjadi salah satu instansi yang aktif menerima siswa prakerin, khususnya dari jurusan Multimedia, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Administrasi Perkantoran.

Pada periode kali ini, Dinas Kominfo menerima delapan siswa yang berasal dari dua sekolah: SMK Swasta Harapan Sejahtera Gunungsitoli Idanoi dan SMK Negeri 1 Ulugawo, masing-masing mengirimkan empat siswa. Pemilihan sekolah ini didasarkan pada relevansi jurusan yang dimiliki dengan bidang kerja di Dinas Kominfo, seperti pengelolaan informasi, layanan publik, dan teknologi komunikasi.

Pembekalan dan Arahan Kepala Dinas

Dalam sambutannya, Rahmat Chrisman Zai menekankan beberapa poin penting yang harus diperhatikan selama menjalani prakerin. Pertama, keselamatan berkendara menjadi prioritas utama. Para siswa diingatkan untuk selalu menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, dan menghindari kecepatan tinggi saat pergi dan pulang dari tempat praktik. Kedua, disiplin waktu dan etika kerja di lingkungan pemerintahan harus dijaga. Ketiga, siswa diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar tidak hanya dari pegawai, tetapi juga dari interaksi dengan sesama peserta prakerin dan tamu yang datang.

“Utamakan keselamatan berkendara, jaga disiplin, dan manfaatkan momen ini untuk belajar serta bersosialisasi dengan seluruh pegawai, bukan hanya dengan teman sekolah,” ujar Rahmat Chrisman Zai seperti dilansir dari fanpage Diskominfo Kabupaten Nias.

Ia juga mengingatkan agar para siswa menjaga nama baik sekolah dan instansi dengan menghindari perilaku negatif, seperti perkelahian atau tindakan lain yang dapat mengganggu proses belajar dan pelaksanaan praktik kerja. Nilai-nilai integritas dan tanggung jawab menjadi fondasi yang harus dipegang selama berada di lingkungan kantor.

Aturan dan Tata Tertib Selama Prakerin

Selama menjalani Prakerin, para siswa diwajibkan mematuhi tata tertib yang berlaku di lingkungan kantor. Setiap keperluan perizinan, seperti izin tidak masuk atau keperluan lain, harus dikoordinasikan melalui Kepala Sub Bagian Umum (Kasubbag Umum) sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hal ini untuk memastikan kedisiplinan dan keteraturan administrasi.

AspekKetentuan
KeselamatanUtamakan keselamatan berkendara, patuhi lalu lintas
DisiplinHadir tepat waktu, ikuti jam kerja kantor
EtikaBersikap sopan, ramah, dan profesional
PerizinanKoordinasikan melalui Kasubbag Umum
LaranganHindari perkelahian, tindakan negatif lain

Keterlibatan dalam Pelayanan Garda Terdepan

Salah satu aspek unik dari program prakerin di Dinas Kominfo adalah keterlibatan siswa dalam pelayanan di garda terdepan. Para siswa akan membantu menyambut tamu yang datang ke kantor dengan sikap sopan, ramah, dan profesional. Tugas ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, etika pelayanan, serta soft skills lainnya. Dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat, siswa belajar bagaimana memberikan pelayanan publik yang baik, yang menjadi bekal berharga saat mereka terjun ke dunia kerja nanti.

Selain itu, siswa juga akan dilibatkan dalam tugas-tugas administrasi ringan, seperti pengarsipan dokumen, pengelolaan data, dan membantu staf dalam kegiatan sehari-hari. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana birokrasi pemerintahan berjalan dan bagaimana teknologi informasi digunakan untuk mendukung pelayanan publik.

Dampak dan Implikasi Program Prakerin

Program Prakerin di lingkungan pemerintahan memiliki dampak positif yang luas. Bagi siswa, program ini meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga membangun jaringan relasi dengan para pegawai yang bisa menjadi referensi di masa depan. Bagi sekolah, program ini menjadi ajang evaluasi kurikulum dan penyesuaian dengan kebutuhan industri. Sementara bagi Dinas Kominfo, kehadiran siswa prakerin membantu meringankan beban kerja staf, terutama dalam tugas-tugas yang bersifat operasional.

Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Nias, khususnya di kalangan lulusan SMK. Dengan bekal pengalaman dan soft skill yang memadai, siswa prakerin memiliki peluang lebih besar untuk diterima bekerja, baik di instansi pemerintah maupun swasta. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kronologi Kegiatan Prakerin

Berikut adalah kronologi singkat kegiatan prakerin di Dinas Kominfo Kabupaten Nias:

  • 15 Juli 2026: Penyambutan resmi oleh Kepala Dinas Kominfo dan pemberian arahan awal.
  • 16 Juli 2026: Pengenalan lingkungan kantor dan pembagian tugas oleh Kasubbag Umum.
  • 17 Juli 2026: Siswa mulai melaksanakan tugas di bagian pelayanan dan administrasi.
  • Selama 3 bulan ke depan: Siswa akan mengikuti jadwal piket, membantu pelayanan tamu, dan menyelesaikan proyek akhir prakerin.

Penutup: Membangun Karakter dan Kompetensi

Program Prakerin di Dinas Kominfo Kabupaten Nias bukan sekadar kegiatan magang biasa. Ia adalah laboratorium kehidupan yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan kompetensi siswa. Dengan bimbingan langsung dari para pegawai yang berpengalaman, delapan siswa ini mendapat kesempatan emas untuk belajar di lingkungan profesional. Semoga pengalaman ini menjadi fondasi kokoh bagi mereka untuk meraih masa depan yang gemilang, dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus menjalin sinergi dengan dunia kerja.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *