Jelang Paripurna dengan Presiden, Pengamanan Kompleks Parlemen Diperketat

Jelang Paripurna dengan Presiden, Pengamanan Kompleks Parlemen Diperketat

Suara Pecari | Pengamanan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, diperketat menjelang Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut, menjadi sorotan utama keamanan.

Petugas keamanan berjaga di sejumlah titik akses, terutama di pintu masuk Gedung Nusantara. Setiap barang bawaan pengunjung diperiksa menggunakan alat pemindai dan metal detector untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Sejumlah personel juga ditempatkan di area menuju ruang sidang paripurna. Aktivitas pegawai, staf, dan tamu undangan sudah ramai sejak pagi hari, menunjukkan persiapan matang.

Baca juga:

Pengaturan arus keluar masuk pengunjung dilakukan di area pemeriksaan keamanan. Suasana di lobi Gedung Nusantara terpantau kondusif menjelang dimulainya rapat.

Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 ini dijadwalkan berlangsung pagi ini. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi momen penting karena ini pertama kalinya ia menghadiri rapat paripurna DPR sejak menjabat.

Baca juga:

Dalam rapat tersebut, Presiden akan menyampaikan kerangka ekonomi makro pemerintah dan pokok kebijakan fiskal RAPBN 2027. Ini merupakan agenda yang dinantikan terkait arah kebijakan ekonomi ke depan.

Selain itu, DPR juga akan membahas evaluasi Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2026. Salah satu yang dibahas adalah revisi Undang-Undang Polri, yang menjadi isu sensitif di kalangan publik.

Baca juga:

Langkah pengamanan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kelancaran jalannya rapat yang melibatkan presiden. Petugas dari kepolisian dan TNI bersinergi untuk mengawal jalannya agenda kenegaraan ini.

Masyarakat dan pengunjung kompleks parlemen diminta untuk kooperatif selama pemeriksaan. Petugas terus mengimbau agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam area rapat.

Baca juga:

Kerangka ekonomi makro yang akan disampaikan presiden mencakup asumsi dasar ekonomi seperti pertumbuhan, inflasi, dan nilai tukar. Pokok kebijakan fiskal akan menjadi landasan penyusunan RAPBN 2027 yang akan dibahas lebih lanjut.

Pengamanan tidak hanya difokuskan di area dalam kompleks, tetapi juga di sekitar kawasan Senayan. Personel tambahan dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan dari luar.

Baca juga:

Rapat Paripurna ini diharapkan dapat berlangsung dengan tertib dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi bangsa. Pengamanan ketat merupakan prosedur standar dalam setiap agenda kenegaraan, terutama yang melibatkan kepala negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan