Langit DPR Dipantau Helikopter TNI-Polri Jelang Paripurna dengan Presiden
Suara Pecari | Dua helikopter milik TNI dan Polri terlihat mengudara di atas Kompleks Parlemen Senayan pada pagi hari menjelang rapat paripurna DPR RI. Pengamanan udara ini menjadi bagian dari langkah pengamanan agenda kenegaraan yang melibatkan kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
Helikopter tersebut terbang rendah di sekitar Gedung Nusantara, menarik perhatian para pegawai dan tamu di lingkungan DPR. Keberadaan armada udara itu mengitari kawasan parlemen saat aktivitas pengamanan darat mulai diperketat di sejumlah titik akses masuk.
Aparat gabungan dari TNI dan Polri bersiaga di berbagai sudut Kompleks Parlemen untuk memastikan situasi tetap kondusif. Pemantauan dari udara dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memantau kepadatan aktivitas di sekitar lokasi.
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Senayan saat helikopter melintas, namun aktivitas di dalam gedung parlemen berjalan normal. Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dijadwalkan dimulai pada pagi hari dengan agenda utama penyampaian kerangka ekonomi makro pemerintah.
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir untuk menyampaikan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN 2027. Kehadiran tersebut menjadi yang pertama bagi Presiden Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI sejak menjabat.
Kerangka ekonomi makro yang akan disampaikan mencakup asumsi dasar pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan harga minyak. Sementara kebijakan fiskal untuk 2027 akan memuat target penerimaan negara, alokasi belanja, serta defisit anggaran yang direncanakan.
Selain bahasan ekonomi, DPR juga akan mengevaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas Tahun 2026. Salah satu RUU yang menjadi sorotan adalah revisi Undang-Undang Polri, yang bertujuan menyesuaikan struktur dan kewenangan kepolisian dengan kebutuhan terkini.
Pengamanan ketat di kompleks parlemen merupakan prosedur standar setiap kali ada agenda kenegaraan yang melibatkan kepala negara. Helikopter patroli menjadi bagian dari sistem keamanan terpadu yang melibatkan unsur darat, laut, dan udara, serta dikoordinasikan dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Operasi pengamanan udara ini juga bertujuan memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan dari arah udara yang dapat mengganggu jalannya rapat. Petugas pemantau menerbangkan helikopter dalam radius tertentu di sekitar Senayan untuk memonitor pergerakan lalu lintas udara dan potensi ancaman.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kompleks Parlemen Senayan terpantau aman dan terkendali. Petugas keamanan masih berjaga di sekitar area gedung untuk memastikan agenda paripurna berlangsung lancar tanpa hambatan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.
















