Bandara Soetta Rampungkan Pemberangkatan Seluruh Jemaah Haji Asal Banten

Bandara Soetta Rampungkan Pemberangkatan Seluruh Jemaah Haji Asal Banten

Suara Pecari | Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menyelesaikan pemberangkatan seluruh jemaah calon haji asal Provinsi Banten. Sebanyak 9.192 jemaah yang terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan, dengan kloter terakhir terdiri dari 177 jemaah dan empat petugas.

Kepala Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh, Ahmad Muafiq, menyatakan bahwa kloter terakhir diberangkatkan pada Selasa, 19 Mei 2026. Mereka menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 7332 yang lepas landas pukul 10.15 WIB.

“Setelah tuntas seluruh pemberangkatan, kini kami bersiap menyambut kepulangannya nanti,” ujar Muafiq. Pemberangkatan jemaah Banten ini menjadi bagian dari operasional haji yang lebih besar di Bandara Soetta.

Baca juga:

Pada hari yang sama, sebanyak 441 jemaah calon haji Embarkasi Jakarta-Bekasi juga berangkat dari bandara tersebut. Mereka tergabung dalam Kloter 26 yang berasal dari Kota Depok, Jawa Barat, dan diterbangkan menggunakan Saudia Airlines nomor penerbangan SV 5213 pukul 14.40 WIB.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, mengungkapkan bahwa total jemaah yang telah diberangkatkan dari Bandara Soetta mencapai 33.785 orang. Jumlah tersebut tersebar dalam 81 kloter hingga Kamis, 21 Mei 2026, dan berasal dari tiga embarkasi: Banten, Jakarta-Pondok Gede, dan Jakarta-Bekasi.

Jemaah yang berangkat melalui Bandara Soetta berasal dari empat provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan sebagian Jawa Barat. Salah satu jemaah asal Banten, Titin Mutmainah, mengaku sangat bersyukur karena setelah menunggu antrean selama 13 tahun akhirnya bisa berangkat.

Baca juga:

“Saya sudah persiapkan semuanya dan merasa sangat senang akhirnya bisa berhaji,” ucap Titin. Keberangkatan ini menandai puncak arus keberangkatan jemaah haji dari wilayah Banten dan sekitarnya.

Proses pemberangkatan berjalan lancar berkat koordinasi antara otoritas bandara, maskapai, dan petugas haji. Seluruh jemaah telah melewati prosedur imigrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai standar.

Dengan rampungnya keberangkatan, fokus kini beralih ke persiapan kepulangan jemaah. Pihak asrama haji dan bandara akan menyiapkan layanan penyambutan dan pemulangan secara bertahap.

Baca juga:

Total jemaah haji yang telah diberangkatkan dari Bandara Soetta mencakup berbagai kloter dengan jadwal berbeda. Data menunjukkan bahwa pemberangkatan kloter terakhir dari masing-masing embarkasi telah selesai tepat waktu.

Petugas haji mendampingi setiap kloter untuk memastikan kelancaran perjalanan. Keberangkatan jemaah asal Banten menjadi contoh sukses koordinasi lintas instansi.

Jemaah terakhir dari Banten tiba di Madinah atau Jeddah setelah penerbangan sekitar sembilan jam. Mereka akan menjalani rangkaian ibadah haji sesuai jadwal yang ditentukan.

Baca juga:

Secara keseluruhan, operasional pemberangkatan haji di Bandara Soetta tahun ini berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan selama proses penerbangan.

Pihak Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat bahwa seluruh dokumen perjalanan jemaah telah diperiksa dan dinyatakan lengkap. Hal ini memudahkan proses check-in dan boarding.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh petugas yang terlibat. Mulai dari petugas asrama, imigrasi, maskapai, hingga ground handling bekerja secara optimal.

Baca juga:

Dengan rampungnya pemberangkatan, Bandara Soetta kini bersiap untuk fase kedatangan. Ribuan jemaah akan kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan ibadah haji. Persiapan logistik dan kesehatan telah dimatangkan untuk menyambut mereka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan