Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh dengan Harga Terjangkau

Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh dengan Harga Terjangkau

Suara Pecari | Makkah, 9 Juni 2026 – Fenomena Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh LPP RRI menjadi pemandangan yang tak terelakkan di musim haji tahun ini. Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia memadati Pasar Al Waha Kakiyah, sebuah pasar grosir yang terkenal dengan harga miring dan lengkapnya pilihan oleh-oleh serta perlengkapan ibadah. Pasar ini menjadi magnet bagi jemaah yang ingin membawa pulang buah tangan untuk keluarga di Tanah Air tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh LPP RRI terpantau sejak pagi hingga malam hari. Para jemaah berdatangan menggunakan bus umum atau taksi dari pemondokan masing-masing. Mereka berburu kurma ajwa, sajadah, gamis, dan berbagai perlengkapan ibadah lainnya. Salah seorang jemaah asal Indonesia, Ahmad, mengaku senang berbelanja di pasar ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan toko biasa. “Saya membeli kurma dan sajadah dalam jumlah banyak untuk keluarga. Selisih harganya bisa mencapai 20 persen lebih murah,” ujarnya kepada Media Center Haji (MCH).

Kondisi pasar yang sangat ramai menunjukkan antusiasme tinggi jemaah untuk berburu oleh-oleh. Banyak pedagang di Pasar Al Waha Kakiyah yang sudah mahir berbahasa Indonesia, memudahkan transaksi dan tawar-menawar. Ali, seorang pedagang setempat, mengatakan bahwa mereka sering memberikan potongan harga khusus jika jemaah membeli dalam jumlah banyak. “Kami terbiasa melayani jemaah Indonesia. Mereka ramah dan suka membeli dalam jumlah besar, jadi kami berikan diskon khusus,” ungkap Ali.

Komoditas yang paling banyak dicari adalah kurma ajwa, yang dikenal sebagai kurma favorit Rasulullah, serta pakaian gamis untuk pria dan wanita. Selain itu, sajadah, tasbih, dan minyak wangi juga laris manis. Para jemaah biasanya datang berkelompok, saling membantu untuk mendapatkan harga terbaik. Fenomena Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh LPP RRI ini tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga mempererat silaturahmi antarsesama jemaah.

Pihak lini sektor mengimbau jemaah untuk tetap menjaga kesehatan selama beraktivitas di luar hotel, mengingat cuaca di Makkah yang cukup panas. Jemaah juga diminta memperhatikan batas maksimal barang bawaan untuk penerbangan pulang, agar tidak kelebihan muatan. “Kami mengingatkan jemaah untuk tidak berlebihan dalam berbelanja. Prioritaskan barang-barang yang benar-benar diperlukan dan perhatikan berat koper,” kata perwakilan lini sektor.

Keberadaan Pasar Al Waha Kakiyah yang menjadi pusat oleh-oleh murah memang sangat membantu jemaah. Selain harga yang kompetitif, kualitas barang yang ditawarkan juga cukup baik. Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh LPP RRI menjadi bukti bahwa pasar ini telah menjadi ikon belanja favorit selama musim haji. Dengan pelayanan yang ramah dan harga yang bersahabat, tidak heran jika pasar ini selalu ramai dikunjungi.

Sebagai kesimpulan, fenomena Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Al Waha Makkah Berburu Oleh-Oleh LPP RRI menunjukkan semangat jemaah untuk memanfaatkan waktu di Tanah Suci dengan berbelanja oleh-oleh berkualitas. Pasar Al Waha Kakiyah menawarkan pengalaman belanja yang unik dengan harga terjangkau, didukung oleh pedagang yang fasih berbahasa Indonesia. Jemaah diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan menjaga kesehatan agar ibadah haji tetap lancar hingga pulang ke Tanah Air.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan