Vox Point Indonesia Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital di HUT ke-10

Vox Point Indonesia Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital di HUT ke-10

Suara Pecari | Jakarta – Vox Point Indonesia merayakan hari jadinya yang kesepuluh di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri RRI, Jumat, 5 Juni 2026, dengan mengusung tema Vox Point Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital LPP RRI. Perayaan yang diisi dengan Ekaristi ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan organisasi sejak 2016.

Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, menilai usia sepuluh tahun sangat bermakna. Menurutnya, perayaan Ekaristi yang digelar setiap tahun merupakan bentuk syukur atas pertambahan usia dan kontribusi organisasi bagi Gereja Katolik serta bangsa Indonesia. “Perayaan Ekaristi wajib kami lakukan setiap tahun sebagai ucapan syukur. Ini bentuk syukur atas perjalanan Vox Point Indonesia,” ujar Handojo.

Dalam sambutannya, Handojo menekankan bahwa Vox Point Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital LPP RRI sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam memperkuat peran kaum awam Katolik di ranah publik. Pendidikan sosial, politik, dan kebangsaan menjadi fokus utama yang dinilai penting bagi penguatan peran umat. “Para Voxian diutus menyucikan tata dunia melalui berbagai bidang pengabdian. Tugas itu mencakup sosial, politik, pendidikan, dan ekonomi,” jelasnya.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr Antonius Subianto Bunjamin, didampingi RD Agustinus Heri Wibowo. Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, turut hadir memeriahkan acara. Kehadiran Hendrasmo menandai sinergi antara Vox Point dan LPP RRI dalam mendukung program digital yang diluncurkan.

Dalam rangkaian HUT ke-10, Vox Point melantik pengurus 13 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai provinsi, termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat daerah. Selain itu, organisasi meluncurkan program digital storytelling yang terdiri dari kanal Kisah Santo bersama Ki Petrus dan Cerita Rakyat Nyi Dayat. Kedua program ini bertujuan memperkuat literasi dan karakter anak Indonesia melalui konten digital yang mendidik.

Wakil Ketua Umum Vox Point, Indra Charismiadji, yang juga pemerhati pendidikan nasional, menjelaskan bahwa program digital ini merupakan respons terhadap kebutuhan anak-anak yang hidup di era digital. “Anak-anak kita hidup di ruang digital. Ruang itu harus diisi cerita yang membangun karakter,” kata Indra. Ia menambahkan bahwa media digital memperluas akses terhadap cerita bermutu dengan jangkauan yang lebih cepat, luas, dan terjangkau bagi keluarga.

Melalui program digital ini, Vox Point Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital LPP RRI yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Handojo mengajak seluruh anggota untuk menjaga integritas dan soliditas organisasi. “Mari jadikan Vox Point komunitas yang solid dan berintegritas. Komunitas yang menginspirasi iman Katolik dan semangat kebangsaan,” pungkasnya.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Vox Point Teguhkan Pelayanan Publik Lewat Program Digital LPP RRI sebagai wujud nyata pengabdian kaum awam Katolik. Organisasi ini berkomitmen untuk terus hadir bagi Gereja, masyarakat, dan negara melalui berbagai program yang relevan dan inovatif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan