Mobil Mahasiswi Tabrak Dump Truck di Tikungan Labanasem, Tidak Ada Korban Jiwa

Dicky Mahardika
Mobil Mahasiswi Tabrak Dump Truck di Tikungan Labanasem, Tidak Ada Korban Jiwa

Suara Pecari – 15 April 2026 | Sebuah tabrakan antara mobil Toyota Agya yang dikendarai oleh mahasiswi berusia 19 tahun dan sebuah dump truck terjadi di Jalan Raya BanyuwangiJember dekat SPBU Labanasem pada Rabu.

Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan, menyatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Mobil Agya berplat nomor P-1754‑YI dikemudikan oleh NAK, 19 tahun, dengan penumpang SANH, 19 tahun, keduanya mahasiswi asal Genteng.

Dump truck yang terlibat berplat F‑8940‑UW dioperasikan oleh AIF, 30 tahun, warga Blimbingsari.

Penelusuran awal menunjukkan Agya melaju dari selatan ke utara dan berusaha menyalip kendaraan di depannya tepat sebelum tikungan.

Pada saat yang sama, dump truck datang dari arah berlawanan sehingga jarak antar kendaraan tidak cukup untuk menghindari tabrakan.

Akibat benturan, bagian depan Agya dan kabin dump truck mengalami kerusakan parah.

Tim medis tiba di lokasi dan memastikan tidak ada yang terluka, baik pengemudi, penumpang, maupun sopir dump truck.

Juru bicara kepolisian menegaskan bahwa kerugian yang terjadi bersifat material semata tanpa korban jiwa.

Perkiraan kerugian material mencapai sekitar Rp 20 juta.

Kedua kendaraan telah diderek ke bengkel terdekat untuk pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian membuka penyelidikan untuk menilai apakah pelanggaran lalu lintas menjadi faktor penyebab.

Satlantas mengingatkan pengendara untuk menjaga jarak aman saat menyalip, khususnya pada ruas jalan berkelok.

Daerah tersebut dikenal memiliki visibilitas terbatas karena tikungan dan lalu lintas kendaraan berat yang cukup sering.

Masyarakat sekitar mengungkapkan keprihatinan terhadap keselamatan jalan dan meminta pemasangan rambu peringatan yang lebih jelas di wilayah Labanasem.

Polres menyatakan akan meninjau kebutuhan penambahan langkah keamanan, termasuk penegakan batas kecepatan.

Kedua mahasiswi tersebut berada dalam kondisi stabil dan diperkirakan dapat melanjutkan aktivitas akademik setelah mendapatkan izin medis.

Pengemudi dump truck, AIF, memberikan keterangan secara penuh kepada penyidik.

Polisi mencatat tidak ada indikasi penggunaan alkohol atau narkoba karena tidak ditemukan gejala mengganggu.

Kecelakaan ini menambah daftar insiden lalu lintas yang dilaporkan di Jawa Timur pada kuartal pertama tahun 2024.

Pejabat transportasi terus mengimbau pengendara untuk menghindari manuver berisiko terutama pada jam sibuk.

Pihak pengelola jalan diperkirakan akan meninjau desain tikungan tersebut dan mempertimbangkan penyesuaian teknis.

Saat ini kasus masih dalam penyelidikan, dan Satlantas Polresta Banyuwangi akan memberikan pembaruan selanjutnya.

Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalan provinsi yang memiliki kombinasi lalu lintas campuran dan geometri jalan yang menantang.

Tinggalkan Balasan