Pemkab Banyuwangi dan PLN Salurkan 50 Sambungan Air Bersih di Kebondalem
Suara Pecari – 15 April 2026 | Pemkab Banyuwangi bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali menyalurkan 50 sambungan rumah air bersih di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, pada upacara yang dihadiri Wakil Bupati Mujiono.
Sambungan tersebut diberikan kepada 50 kepala keluarga, sehingga mereka memperoleh akses langsung ke air layak konsumsi dan meningkatkan standar sanitasi rumah.
Total anggaran mencapai sekitar Rp200 juta, mencakup pembangunan jaringan pipa sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan titik distribusi ke masing‑masing rumah.
Dengan jaringan baru, warga tidak lagi harus mengandalkan sumber air yang tidak terjamin kualitasnya, melainkan dapat menikmati pasokan air yang terkontrol dan higienis.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Ia menegaskan bahwa TJSL difokuskan pada penguatan desa, termasuk inisiatif Desa Siaga Bencana di Kebondalem, untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
Wakil Bupati Mujiono mengapresiasi kontribusi PLN serta menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam program pembangunan.
Ia menambahkan bahwa Pemkab telah menyalurkan ribuan sambungan air gratis ke berbagai desa, didanai oleh APBD serta dukungan CSR dari berbagai perusahaan.
Program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga diharapkan menurunkan insiden penyakit yang berhubungan dengan sanitasi buruk, khususnya diare pada anak‑anak.
Selain proyek air bersih, PLN juga melaksanakan program listrik gratis bagi rumah tangga kurang mampu di wilayah tersebut, memperluas manfaat sosial perusahaan.
Kolaborasi antara pemerintah dan PLN mencerminkan pendekatan terpadu dalam memperbaiki infrastruktur dasar, yang menjadi prioritas bagi daerah terpencil.
Warga setempat menyambut baik bantuan tersebut, menyatakan bahwa kini mereka dapat memenuhi kebutuhan harian tanpa harus menempuh jarak jauh ke sumber air.
Pemerintah Kabupaten menargetkan penambahan sambungan serupa di desa‑desa lain pada akhir tahun, sejalan dengan rencana provinsi untuk meningkatkan tingkat sanitasi secara keseluruhan.
Dengan dukungan keuangan dan teknis yang memadai, diharapkan kualitas air dan kesehatan masyarakat Kebondalem akan terus meningkat dalam jangka panjang.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







