Bupati Banyuwangi Ajak Diaspora Perkuat Jaringan untuk Promosi, Investasi, dan Peluang Ekonomi

Mudi Aries
Bupati Banyuwangi Ajak Diaspora Perkuat Jaringan untuk Promosi, Investasi, dan Peluang Ekonomi

Suara Pecari – 20 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengundang warganya yang berada di luar daerah untuk memperluas jaringan guna mempromosikan budaya, membuka peluang ekonomi, dan menarik investasi, sebagaimana disampaikan Bupati Ipuk Fiestiandani pada pertemuan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Pusat di Karawang.

Acara yang dihadiri seluruh korwil dan pengurus Ikawangi se-Indonesia serta beberapa tokoh nasional asal Banyuwangi itu juga menampilkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Abdullah Azwar Anas dan mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai tamu kehormatan.

Ipuk menegaskan bahwa Ikawangi bukan sekadar simbol kebanggaan, melainkan aset strategis yang dapat mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Ia mencatat bahwa hingga 2025 Banyuwangi mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 % yang melampaui rata‑rata Jawa Timur dan nasional, tingkat kemiskinan turun menjadi 6,13 %, indeks pembangunan manusia naik ke 75,17, dan pendapatan per kapita mencapai 67,08 juta rupiah.

Meski pencapaian tersebut menggembirakan, Bupati menambahkan bahwa infrastruktur yang masih terbatas dan keterbatasan fiskal tetap menjadi penghalang utama, sehingga setiap bantuan sekecil apapun dianggap bernilai tinggi bagi kemajuan daerah.

Ia mengajak Ikawangi bersama pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam mempromosikan kebudayaan dan pariwisata, menjadi penghubung investasi, serta menjadi forum pertukaran gagasan dan inovasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Maj‑Gen (Purn) Rusdi Maksum, ketua Ikawangi Pusat, menyatakan kesiapan organisasi untuk mendukung agenda tersebut dan menambahkan bahwa jaringan Ikawangi kini telah diperluas hingga tingkat internasional.

Arief Yahya menyoroti potensi Banyuwangi dalam sektor pariwisata, ekonomi biru yang meliputi perikanan dan kelautan, serta pengembangan logistic hub melalui peningkatan fasilitas pelabuhan.

Sejarah panjang diaspora Banyuwangi menunjukkan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, bisnis, dan seni, sehingga jaringan yang terorganisir dapat menjadi saluran efektif untuk menyalurkan pengetahuan dan modal kembali ke tanah asal.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah, Ikawangi, dan para diaspora, diharapkan sinergi ini dapat memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi budaya, pusat investasi, dan motor pertumbuhan ekonomi regional.

Tinggalkan Balasan