Aksi Nyata di JSG, Kepala Diskopdag Jember Ajak Warga Rutin Donor Darah

Ricky Sulivan
Kepala Diskopdag Jember Ajak Warga Rutin Donor Darah

JEMBER – Semangat kemanusiaan kembali digaungkan dari Jember Sport Garden (JSG) Ajung. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopdag & UMKM) Kabupaten Jember, Sartini, mengajak masyarakat untuk lebih aktif dan rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Sartini saat turut menjadi pendonor dalam kegiatan yang digelar oleh Unit Donor Darah PMI Jember, Jumat (24/4). Ia mengaku telah menerima pemberitahuan rutin dari PMI, namun baru memiliki kesempatan untuk berpartisipasi pada kegiatan kali ini.

“Saya sudah menerima pemberitahuan dari PMI sebelumnya, dan hari ini baru bisa ikut donor darah,” ujar Sartini di sela kegiatan.

Sebelum mendonorkan darah, Sartini menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasilnya menunjukkan kondisi tekanan darah dan kadar hemoglobin dalam batas normal, sehingga dinyatakan layak sebagai pendonor. Ia pun bergabung bersama belasan relawan lain yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian program Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang diinisiasi oleh Bupati Jember. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mendorong aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kehadiran pejabat publik dalam kegiatan sosial seperti ini dinilai memberikan contoh nyata sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketersediaan stok darah di daerah.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi keterlibatan aktif berbagai elemen, termasuk jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien di fasilitas kesehatan.

“Partisipasi ini sangat berarti. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk rutin donor darah,” ungkapnya.

PMI Jember terus mengimbau masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan berkala, mengingat kebutuhan darah yang bersifat dinamis dan tidak dapat diprediksi.

Tinggalkan Balasan