Sultra Terima Alokasi 8.973 Rumah BSPS
Suara Pecari | Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah mengalokasikan 8.973 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp179,46 miliar untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah yang tidak layak huni.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan bahwa jumlah bantuan rumah di Sulawesi Tenggara meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, alokasi BSPS di provinsi tersebut tercatat sebanyak 1.129 unit rumah.
Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp20 juta untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni. Program perbaikan rumah dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juni dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
Berdasarkan data Kementerian PKP, sebanyak 7.238 unit BSPS dialokasikan untuk wilayah pesisir, 902 unit untuk wilayah perdesaan, dan 833 unit untuk wilayah perkotaan. Alokasi tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang sehat dan aman.
Khusus di Kota Kendari, pemerintah mengalokasikan 548 unit BSPS yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Puuwatu menjadi wilayah dengan alokasi terbesar sebanyak 73 unit, disusul Kendari Barat 63 unit dan Kecamatan Kendari 60 unit.
Menteri PKP juga mengapresiasi dukungan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam penyediaan data penerima bantuan. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar program bantuan perumahan tepat sasaran.
Rencana ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tenggara dan memastikan bahwa mereka memiliki akses kepada hunian yang sehat dan aman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










