Harry Pantja Beberkan Proses Produksi Program TV Uji Nyali: Ekspresi Peserta Asli, Bukan Rekayasa

Harry Pantja Beberkan Proses Produksi Program TV Uji Nyali: Ekspresi Peserta Asli, Bukan Rekayasa

Suara Pecari | Presenters kondang Harry Pantja membeberkan proses produksi program TV uji nyali yang pernah ia tangani di Lawang Sewu. Dalam sebuah siniar, Harry Pantja beberkan proses produksi program TV uji nyali LPP RRI secara rinci, mulai dari teknis syuting hingga sistem cadangan peserta. Pengakuan ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik tentang bagaimana program horor tersebut diproduksi.

Harry Pantja beberkan proses produksi program TV uji nyali LPP RRI juga menekankan bahwa ekspresi ketakutan peserta adalah reaksi alami. “Reaksi takut itu muncul spontan saat penelusuran. Kami hanya merekam momen tersebut untuk menggambarkan pengalaman peserta secara utuh kepada penonton,” ujarnya. Durasi tayangan yang terbatas membuat tim harus menyunting materi agar bagian paling menarik tetap tersaji. Selain itu, sistem peserta cadangan diterapkan untuk mengantisipasi jika peserta utama mengundurkan diri sebelum tantangan selesai. “Kami selalu siapkan cadangan agar produksi tetap lancar sesuai durasi yang ditentukan,” kata Harry.

Pernyataan Harry Pantja beberkan proses produksi program TV uji nyali LPP RRI ini muncul di tengah viralnya tantangan uji nyali oleh komunitas horor Jepang, Annya Obake. Mereka menawarkan imbalan Rp4,2 juta per hari untuk tinggal di kamar berhantu di Bekasi pada 8-9 Juni 2026. Namun, tawaran itu menuai kritik karena dianggap janggal dan berpotensi penipuan. Hal ini menunjukkan bahwa produksi program uji nyali memerlukan profesionalisme dan transparansi, seperti yang diungkapkan Harry.

Kesimpulannya, Harry Pantja beberkan proses produksi program TV uji nyali LPP RRI memberikan gambaran bahwa di balik tayangan horor yang menegangkan, terdapat proses produksi yang terstruktur dan mengutamakan keaslian reaksi peserta. Mulai dari penjadwalan syuting, pengaturan suasana, hingga sistem cadangan, semua dirancang untuk menghasilkan tayangan berkualitas tanpa rekayasa berlebihan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan