Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24, Lampaui Pendapatan Marty Supreme

Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24, Lampaui Pendapatan Marty Supreme

Suara Pecari | Pencapaian monumental kembali ditorehkan oleh rumah produksi independent A24 melalui film horor Backrooms. Film garapan sutradara muda Kane Parsons ini resmi menjadi film terlaris A24, melampaui pendapatan Marty Supreme yang sebelumnya memegang rekor. Keberhasilan ini menandai babak baru bagi industri film horor independen di kancah global.

Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24 Lampaui Pendapatan Marty Supreme setelah berhasil mengumpulkan pendapatan kotor sebesar 135 juta dolar AS di Amerika Utara dan total global mencapai 212,6 juta dolar AS. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Marty Supreme dengan 191 juta dolar AS di seluruh dunia. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi A24 sebagai salah satu studio film independen paling berpengaruh saat ini.

Film yang disutradarai oleh Kane Parsons ini diadaptasi dari serial YouTube populer Backrooms yang juga dibuat oleh Parsons. Ceritanya terinspirasi dari creepypasta internet dengan judul yang sama, yang mengisahkan tentang dunia liminal tanpa akhir yang penuh teror. Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24 Lampaui Pendapatan Marty Supreme tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mendapat respons positif dari kritikus dan penonton.

Di Rotten Tomatoes, film ini meraih skor 89 persen “Certified Fresh” berdasarkan hampir 240 ulasan kritikus. Kesuksesan ini juga menjadikan Kane Parsons, yang kini berusia 20 tahun, sebagai salah satu sutradara termuda yang berhasil memimpin film box office besar di Amerika Utara. Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24 Lampaui Pendapatan Marty Supreme menjadi bukti bahwa cerita horor yang unik dan inovatif mampu menarik perhatian penonton global.

Film Backrooms mengikuti kisah Clark, seorang pemilik toko furnitur sekaligus mantan arsitek yang secara tidak sengaja masuk ke dunia misterius. Dunia tersebut digambarkan sebagai ruang liminal tanpa akhir yang menyimpan berbagai teror di setiap sudutnya. Dibintangi oleh Chiwetel Ejiofor sebagai Clark, Renate Reinsve sebagai Dr. Mary Kline, Lukita Maxwell sebagai Kathrine Taylor, Finn Bennett sebagai Robert Franklin, dan Mark Duplass sebagai peneliti Backrooms bernama Phil, film ini berhasil menghadirkan atmosfer mencekam yang memikat penonton.

Setelah dirilis pada 29 Mei di Amerika Serikat, Backrooms langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar film horor. Banyak yang menantikan kelanjutan kisahnya, mengingat Parsons sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa ia memiliki rencana besar untuk mengembangkan cerita tersebut ke proyek-proyek berikutnya. Dengan kesuksesan yang diraih di box office global, rasa penasaran penonton terhadap adaptasi layar Backrooms semakin tinggi.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 10 Juni 2026. Keberhasilan Backrooms Resmi Jadi Film Terlaris A24 Lampaui Pendapatan Marty Supreme menjadi inspirasi bagi sineas muda Indonesia untuk terus berkarya dan menghadirkan cerita-cerita orisinal yang mampu bersaing di pasar global.

Secara keseluruhan, pencapaian Backrooms tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai film terlaris A24, tetapi juga membuka jalan bagi lebih banyak adaptasi dari konten digital ke layar lebar. Dengan pendekatan cerita yang unik dan produksi yang berkualitas, Backrooms membuktikan bahwa film horor independen memiliki tempat istimewa di hati penonton dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan