Tingkatkan Kesiapsiagaan, KAI Services Latih Pekerja Daop 1 Jakarta K3 dan P3K
Suara Pecari | Jakarta – Dalam upaya meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perkeretaapian, KAI Services Latih Pekerja Daop 1 Jakarta K3 dan P3K LPP RRI pada Rabu, 3 Juni 2026. Pelatihan yang digelar di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta ini diikuti oleh 34 petugas operasional dari berbagai unit, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD), petugas Checker, dan Cleaning Service angkutan barang.
Manager Health, Safety, and Environment (HSE) Kantor Pusat KAI Services, Jarwanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan responsif. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keselamatan kerja, penanggulangan kondisi darurat kebakaran, teori segitiga api, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). “Aspek-aspek ini sangat krusial mengingat operasional angkutan barang memiliki karakteristik area kerja dengan tingkat risiko yang tinggi,” ujar Jarwanto.
Sementara itu, Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa KAI Services Latih Pekerja Daop 1 Jakarta K3 dan P3K LPP RRI tidak hanya berhenti pada teori. Peserta juga menjalani pre-test selama 5 menit untuk menyegarkan materi, serta praktik langsung K3 dan P3K setelah pemaparan. “Rangkaian pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan operasional yang aman, responsif, dan nihil kecelakaan (zero accident),” ujar Nyoman.
Simulasi langsung menjadi bagian penting dari pelatihan ini. Nyoman menambahkan bahwa praktik tersebut bertujuan melatih ketangkasan bertindak cepat dan koordinasi tanggap darurat di lapangan. “KAI Services secara konsisten mengedukasi seluruh pekerja lapangan, termasuk tenaga alih daya, untuk selalu waspada, memahami jalur evakuasi, serta mampu mengidentifikasi risiko guna meminimalkan tindakan tidak aman (unsafe act) maupun kondisi tidak aman (unsafe condition). Kami menekankan bahwa ketika melihat atau mendeteksi hal yang membahayakan di sekitar lingkungan kerja, seluruh personel wajib segera melaporkan potensi bahaya tersebut demi mewujudkan lingkungan kerja yang zero accident,” tegas Nyoman.
Pelatihan KAI Services Latih Pekerja Daop 1 Jakarta K3 dan P3K LPP RRI ini diharapkan mampu membentuk karakter petugas yang preventif dan tanggap darurat. Dengan sinergi antara regulasi keselamatan kerja dan ketangkasan penanganan darurat, KAI Services optimis dapat mewujudkan kegiatan operasional angkutan barang yang bebas dari kecelakaan kerja.
Kesimpulannya, inisiatif KAI Services Latih Pekerja Daop 1 Jakarta K3 dan P3K LPP RRI merupakan langkah strategis dalam meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Dengan pembekalan yang komprehensif, para petugas diharapkan mampu mengantisipasi dan merespons potensi bahaya secara cepat dan tepat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman dan zero accident.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









