Kepulangan Gelombang Pertama, 4.228 Jemaah Haji Banten Rampung

Kepulangan Gelombang Pertama, 4.228 Jemaah Haji Banten Rampung

Suara Pecari | Sebanyak 4.228 jemaah haji asal Provinsi Banten telah kembali ke Tanah Air dan berkumpul kembali dengan sanak keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Mereka tergabung dalam 11 kelompok terbang (kloter) yang mendarat di Debarkasi Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh, Kota Tangerang. Kepulangan ini menandai rampungnya fase pertama kepulangan jemaah haji Banten untuk musim haji tahun 2026.

Rincian Kepulangan Gelombang Pertama

Kepala UPT Asrama Haji Banten, Ahmad Muafiq, mengungkapkan bahwa jumlah jemaah yang telah kembali mencapai 4.228 jiwa. Dalam prosesi kepulangan, dua jemaah haji asal Banten dilaporkan wafat di Tanah Suci saat menjalankan ibadah. “Untuk jemaah haji Banten yang sudah kembali dari Arab Saudi sekitar 4.228 jiwa. Terdapat dua jemaah yang wafat di Tanah Suci saat melakukan ibadah haji,” ujar Muafiq pada Minggu, 14 Juni 2026.

Gelombang pertama ini ditutup dengan kedatangan jemaah haji asal Cilegon dan Kabupaten Tangerang, masing-masing berjumlah 385 jiwa. “Hari ini yang tiba dan langsung masuk asrama adalah jemaah haji asal Cilegon dan Kabupaten Tangerang. Saat ini telah berada di rumah masing-masing usai dijemput sanak keluarga di Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh ini,” tuturnya.

Asal DaerahJumlah Jemaah
Cilegon385
Kabupaten Tangerang385
Total Gelombang Pertama4.228

Jadwal Kepulangan Gelombang Kedua

Muafiq menuturkan bahwa jadwal kepulangan jemaah haji gelombang kedua asal Banten akan berlangsung mulai besok hingga 29 Juni 2026. Total jemaah yang akan tiba di Debarkasi Grand El Hajj Banten sebanyak 8.993 jemaah. “Besok sudah masuk fase kepulangan gelombang dua. Semoga kepulangan jemaah haji ini dapat berjalan dengan lancar dan baik,” kata dia.

Berikut adalah jadwal dan perkiraan jumlah jemaah pada gelombang kedua:

  • Periode: 15 Juni – 29 Juni 2026
  • Total jemaah: 8.993 orang
  • Jumlah kloter: 13 kloter (11 kloter murni + 2 kloter campuran)

Terobosan Baru: Debarkasi di Cipondoh

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, Tubagus Rubal Faisal, menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelayanan haji di Provinsi Banten. Untuk pertama kalinya, Asrama Haji Grand El Hajj Banten tidak hanya melayani proses embarkasi atau pemberangkatan jemaah, tetapi juga menjadi lokasi debarkasi atau kepulangan jemaah haji. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Haji Nomor 69 tahun 2026 tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji yang menetapkan Cipondoh sebagai debarkasi kepulangan jemaah haji Provinsi Banten.

“Dengan adanya embarkasi dan debarkasi di Cipondoh, waktu tempuh menjadi relatif lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah, untuk tahun 2026, baik keberangkatan maupun kepulangan jamaah haji dapat dilaksanakan di Cipondoh, Kota Tangerang,” jelas Rubal.

Keberadaan Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh memberikan berbagai kemudahan layanan bagi masyarakat Banten, termasuk memangkas waktu tempuh yang sebelumnya harus melalui Asrama Haji Pondok Gede untuk proses kepulangan. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan haji di masa mendatang.

Dampak dan Implikasi

Kepulangan jemaah haji gelombang pertama ini memberikan dampak positif bagi keluarga jemaah yang telah menanti kedatangan sanak saudara. Dengan adanya debarkasi di Cipondoh, proses penjemputan menjadi lebih mudah dan cepat. Selain itu, kebijakan ini juga mengurangi beban logistik dan transportasi yang sebelumnya harus menempuh perjalanan lebih jauh ke Pondok Gede.

Dari sisi ekonomi, aktivitas di sekitar Asrama Haji Grand El Hajj turut menggerakkan perekonomian lokal, seperti jasa transportasi, kuliner, dan penginapan. Pemerintah Provinsi Banten juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji dengan menyediakan fasilitas yang memadai bagi jemaah dan keluarganya.

Kronologi Kepulangan Jemaah Haji Banten 2026

  • 14 Juni 2026: Gelombang pertama kepulangan selesai, 4.228 jemaah tiba di Debarkasi Cipondoh.
  • 15 Juni 2026: Dimulainya fase kepulangan gelombang kedua.
  • 29 Juni 2026: Batas akhir kepulangan seluruh jemaah haji Banten (total 8.993 jemaah).

Kepala UPT Asrama Haji Banten, Ahmad Muafiq, menambahkan bahwa seluruh proses kepulangan berjalan lancar berkat koordinasi antara petugas haji, pihak asrama, dan instansi terkait. Ia mengimbau jemaah yang telah tiba untuk tetap menjaga kesehatan setelah perjalanan panjang dan segera beradaptasi dengan iklim tropis di Indonesia.

Dengan rampungnya gelombang pertama, perhatian kini tertuju pada kelancaran gelombang kedua yang akan membawa pulang lebih dari 8.900 jemaah. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik hingga jemaah terakhir tiba di rumah masing-masing. Semoga musim haji tahun ini menjadi pengalaman yang penuh berkah bagi seluruh jemaah asal Banten.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan