BNPB Sebut Sejumlah Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Imbas Gempa di NTT

BNPB Sebut Sejumlah Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Imbas Gempa di NTT

Suara Pecari, Nusa Tenggara Timur – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Kerusakan Akibat Gempa

Berdasarkan data sementara, BNPB mencatat kerusakan meliputi:

  • Dua unit rumah rusak berat
  • Satu unit rumah rusak sedang
  • Dua unit rumah rusak ringan
  • Satu gudang Bulog terdampak
  • Tiga fasilitas umum mengalami kerusakan ringan
  • Enam kantor pemerintahan terdampak

Data tersebut masih dalam proses verifikasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait.

Evakuasi Warga dan Peringatan Tsunami

Sekitar 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah kewaspadaan setelah gempa memicu peringatan dini tsunami. Masyarakat di wilayah pesisir juga melakukan evakuasi untuk mengantisipasi potensi tsunami.

Namun, setelah pemantauan lebih lanjut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pada pukul 07.31 WIB setelah tidak ditemukan peningkatan muka air laut yang signifikan.

Penyebab Gempa

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan gempa ini disebabkan oleh pergerakan Sesar Naik Busur Belakang Flores (Flores Back-Arc Thrust). Mekanisme gempa tersebut memungkinkan potensi gempa hingga magnitudo 7,8-7,9, dengan gempa kali ini mencapai 7,7 magnitudo.

Imbauan BNPB

Meski peringatan tsunami telah dicabut, BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan untuk menghindari risiko kecelakaan.

Informasi Tambahan

Gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

Tim penyelamat dan BPBD setempat terus melakukan peninjauan dan pendataan dampak gempa untuk memastikan kebutuhan bantuan yang diperlukan masyarakat terdampak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *