Ratusan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Tanjung Perak

Ratusan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Tanjung Perak

Suara Pecari, Surabaya – Ratusan penumpang KM Mutiara Sentosa 2 berhasil tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin dini hari (3/8/2026) setelah dievakuasi menggunakan kapal Meratus Pematang Siantar. Evakuasi ini dilakukan menyusul kebakaran yang terjadi di kapal tersebut saat berlayar di perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026).

Evakuasi dan Penanganan Penumpang

<pPantauan di lokasi menunjukkan penumpang pertama yang tiba sekitar pukul 00.15 WIB adalah seorang lansia pria yang menggunakan kursi roda. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendorongnya menuju ruang evakuasi. Di sana, lansia tersebut dipindahkan ke karpet yang dilengkapi bantal dan diperiksa oleh tenaga kesehatan (nakes).

Beberapa menit kemudian, seorang penumpang perempuan yang juga menggunakan kursi roda tiba. Ia tampak meringis kesakitan dan kemudian direbahkan di atas karpet untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya, penumpang lain tiba secara bergelombang, sebagian tanpa alas kaki. Semua penumpang mengenakan gelang hijau di pergelangan tangan sebagai tanda pendataan.

Pendataan dan Pemeriksaan Kesehatan

Petugas mengarahkan seluruh penumpang untuk beristirahat di area yang telah disiapkan di pelabuhan. Sementara itu, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan satu per satu terhadap penumpang. Sebagian proses pendataan dilakukan di Posko Ante Mortem Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur untuk memastikan identitas dan kondisi mereka.

Kronologi Singkat Kejadian

Kapal KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran saat berlayar di perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Kebakaran tersebut memaksa evakuasi penumpang menggunakan kapal lain, Meratus Pematang Siantar, yang membawa para penumpang ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Proses evakuasi dan penanganan penumpang berlangsung hingga Senin dini hari.

Dampak dan Penanganan Selanjutnya

Hingga saat ini, proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan terhadap para penumpang masih berlangsung. Petugas terus memastikan semua penumpang mendapatkan bantuan yang diperlukan dan kondisi mereka stabil setelah kejadian kebakaran kapal. Upaya ini merupakan bagian dari respons cepat untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para penumpang.

Kasus kebakaran kapal ini menjadi perhatian penting dalam keselamatan transportasi laut di wilayah perairan Jawa Timur, menekankan perlunya prosedur evakuasi yang cepat dan efektif serta kesiapan tenaga medis dalam menghadapi situasi darurat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *