Keluarga Korban KMP Virgo Transport 8 Dapat Santunan hingga Rp 70 Juta

Keluarga Korban KMP Virgo Transport 8 Dapat Santunan hingga Rp 70 Juta

Suara Pecari, Banjarmasin – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan pemenuhan hak bagi korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 berjalan optimal dengan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Total santunan yang diterima oleh salah satu keluarga korban mencapai Rp 70 juta.

Penyerahan santunan tersebut dilaksanakan di Banjarmasin pada Sabtu, 19 September 2026, oleh PT Jasa Raharja dan PT Jasa Raharja Putera. Santunan diberikan kepada tiga keluarga korban meninggal dunia, yaitu almarhum Surya, almarhum Muhammad Abdianoor, dan almarhumah Yuli.

Penyaluran Santunan dan Proses Identifikasi Korban

Proses identifikasi ketiga korban meninggal dunia telah selesai di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Jenazah ketiganya kemudian diserahkan secara resmi kepada keluarga untuk dimakamkan. Ahli waris almarhum Surya telah menerima santunan total Rp 70 juta, yang terdiri dari Rp 50 juta dari PT Jasa Raharja dan Rp 20 juta dari PT Jasa Raharja Putera. Sedangkan untuk almarhum Muhammad Abdianoor dan almarhumah Yuli, hingga saat ini belum ada ahli waris yang melapor untuk proses penyaluran santunan.

Selain santunan, pemerintah juga memberikan biaya penguburan sebesar Rp 6 juta kepada masing-masing korban sebagai bagian dari penanganan awal.

Dukungan Pemerintah dan Proses Pemenuhan Hak

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan proses penyerahan jenazah dan pemenuhan hak korban melalui santunan berjalan dengan baik sesuai ketentuan. Pemerintah juga mengawal proses santunan bagi korban yang ahli warisnya belum melapor agar tetap dapat dilanjutkan.

Kondisi Kru yang Belum Ditemukan

Selain korban meninggal dunia, keluarga kru kapal KMP Virgo Transport 8 yang masih hilang juga terus berharap mendapatkan kepastian. Salah satunya adalah Syamsul Hadi, seorang kru kapal yang hingga delapan hari pascatragedi belum ditemukan. Tim SAR masih melakukan pencarian, sedangkan keluarga terus menunggu perkembangan dengan harapan Syamsul dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Keluarga juga mendesak manajemen kapal untuk memberikan kejelasan terkait rencana pengangkatan badan kapal ke permukaan agar keberadaan para kru yang belum ditemukan dapat dipastikan.

Penanganan Pascakecelakaan

Kementerian Perhubungan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan ini dan berkomitmen mendukung penanganan pascakecelakaan bersama pihak terkait. Pemerintah memastikan pemenuhan hak korban dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pendampingan administrasi dan mekanisme santunan yang transparan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *