Laba GMFI Tembus USD 10,81 Juta, Pendapatan Tumbuh 51 Persen

Laba GMFI Tembus USD 10,81 Juta, Pendapatan Tumbuh 51 Persen

Suara Pecari – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) atau GMFI mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada kuartal II tahun 2026 dengan pendapatan tumbuh 51 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan GMFI pada periode tersebut mencapai USD 270,29 juta, naik signifikan dari USD 178,96 juta pada kuartal II 2025.

Kinerja Keuangan GMFI Kuartal II 2026

Selain peningkatan pendapatan, GMFI juga mencatat EBITDA sebesar USD 34,82 juta, mengalami kenaikan 39,1 persen secara tahunan. Laba berjalan perusahaan mencapai USD 10,81 juta, menandai pencapaian penting bagi GMFI dalam menjaga profitabilitas meski menghadapi tantangan nilai tukar Rupiah.

Faktor Pendukung Pertumbuhan

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja didorong oleh peningkatan pendapatan dari Time Material Basis (TMB), baik dari Garuda Indonesia Group maupun pelanggan non-grup. Pekerjaan yang berkontribusi signifikan meliputi reaktivasi pesawat di segmen airframe dan engine, termasuk pesawat milik lessor.

Selain itu, GMFI berhasil mengendalikan beban operasional sehingga laba operasi dapat menutupi beban finansial dan kerugian selisih kurs akibat pelemahan Rupiah hingga akhir kuartal kedua.

Perkembangan Operasional dan Sertifikasi

GMFI mengembangkan fasilitas maintenance di Pondok Cabe yang khusus mendukung perawatan pesawat tipe ATR. Pada segmen airframe, perusahaan menyelesaikan reaktivasi dua pesawat Airbus A320 dan satu pesawat ATR milik Citilink.

Di pasar internasional, GMFI menyelesaikan beberapa proyek penting seperti overhaul landing gear untuk K-Mile Air, C-Check pesawat Boeing 747 milik Pecotox Air, serta mendukung penerbangan perdana Tway Air.

GMFI juga memperoleh sertifikasi AS9100D dari SIRIM QAS International, Malaysia, yang merupakan pengakuan atas penerapan sistem manajemen mutu standar internasional di bidang aviasi, antariksa, dan pertahanan. Sertifikasi ini membuka peluang pengembangan bisnis di bidang aerostructure.

Penguatan Struktur Modal

Hingga 30 Juni 2026, total ekuitas GMFI mencapai USD 144,62 juta, meningkat drastis 158,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami defisiensi modal sebesar USD 248,99 juta. Penguatan struktur modal ini mendukung langkah GMFI untuk memasuki tahap pertumbuhan berikutnya.

Prospek dan Tantangan

Dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan penguatan modal, GMFI berada pada posisi yang lebih baik untuk menghadapi tantangan pasar dan memperluas bisnisnya. Perusahaan terus mengoptimalkan layanan maintenance untuk armada pesawat, yang menjadi elemen krusial dalam industri penerbangan nasional dan internasional.

Seiring dengan pemulihan aktivitas penerbangan pasca pandemi dan peningkatan kebutuhan perawatan pesawat, kinerja GMFI diperkirakan akan terus positif pada kuartal-kuartal mendatang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *