GoTo Kantongi Restu Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Pemegang Saham Pertahankan Susunan Komisaris dan Direksi

GoTo Kantongi Restu Buyback Saham Rp 3,5 Triliun, Pemegang Saham Pertahankan Susunan Komisaris dan Direksi

Suara Pecari | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai hingga Rp 3,5 triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026. Dengan demikian, GoTo kantongi restu buyback saham Rp 3,5 triliun, pemegang saham pertahankan susunan komisaris dan direksi [titlebase] menjadi sorotan utama pasar modal Indonesia.

Program buyback tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan modal Perseroan untuk mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham serta mendukung fleksibilitas keuangan perusahaan ke depan. Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, menyampaikan apresiasi atas dukungan para pemegang saham. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari para pemegang saham serta persetujuan atas seluruh agenda yang diajukan pada RUPS hari ini. Seiring dengan berjalannya tahun 2026, kami tetap fokus untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan jutaan masyarakat Indonesia yang bergantung pada GoTo setiap harinya,” ujar Hans dalam keterangan resmi.

Selain buyback, RUPSLB juga memutuskan untuk mempertahankan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Agus D.W. Martowardojo kembali diangkat sebagai Komisaris Utama, Marjorie Tiu Lau sebagai Komisaris Independen, dan Santoso Kartono sebagai Komisaris. Tidak adanya perubahan susunan ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap kesinambungan kepemimpinan dan tata kelola perusahaan. Dengan demikian, GoTo kantongi restu buyback saham Rp 3,5 triliun, pemegang saham pertahankan susunan komisaris dan direksi [titlebase] menegaskan stabilitas manajemen di tengah ekspansi bisnis.

Agus D.W. Martowardojo, yang dikenal sebagai mantan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan, menilai kinerja Direksi sangat baik dalam menjaga pertumbuhan bisnis melalui disiplin eksekusi. “Kami memiliki keyakinan penuh bahwa Perseroan berada di jalur yang tepat untuk menjaga momentum yang kuat ini demi mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia,” kata Agus. Susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi yang berlaku efektif sejak penutupan RUPST dan RUPSLB 2026 adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama: Agus D.W. Martowardojo
  • Komisaris Independen: John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, Marjorie Tiu Lao
  • Komisaris: Wishnutama Kusubandio
  • Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo

Seluruh agenda administratif juga disetujui, termasuk Laporan Tahunan Tahun Buku 2025, Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik. Keputusan ini menunjukkan bahwa GoTo kantongi restu buyback saham Rp 3,5 triliun, pemegang saham pertahankan susunan komisaris dan direksi [titlebase] tidak hanya soal buyback, tetapi juga penguatan tata kelola.

Ke depannya, GoTo berkomitmen untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang. Dengan buyback senilai Rp 3,5 triliun, perusahaan memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kesimpulannya, langkah ini menjadi sinyal positif bagi investor dan pasar bahwa GoTo berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat posisinya sebagai platform teknologi terdepan di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan