Presiden Kolombia Sebut 188 Orang Masih Hilang, 5.000 Rumah Rusak dan Tiga Rumah Sakit Runtuh Akibat Gempa M 7,4
Suara Pecari, Kolombia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus 2026, menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa yang signifikan. Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, menyatakan sekitar 188 orang masih hilang, hampir 5.000 rumah mengalami kerusakan, dan tiga rumah sakit runtuh akibat bencana ini.
Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 07.34 waktu setempat dengan pusat gempa berada di dekat Kota San Jose del Palmar pada kedalaman 107 kilometer. Kota Cali dan Pereira menjadi daerah yang paling terdampak, dengan kerusakan infrastruktur parah dan jumlah korban tertinggi.
Kerusakan dan Korban Jiwa
Presiden Abelardo de la Espriella mengungkapkan bahwa gempa menyebabkan kerusakan pada hampir 5.000 rumah, dengan 387 di antaranya hancur total dan 61 bangunan runtuh. Selain itu, tiga rumah sakit di wilayah terdampak juga runtuh, sementara 18 fasilitas kesehatan lainnya mengalami kerusakan. Kerusakan juga meluas ke 39 sekolah, 350 pusat komunitas, dan 53 ruas jalan, yang mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
Jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 181 orang dengan lebih dari 1.300 luka-luka. Kota Cali mencatat korban tewas terbanyak, yaitu 95 orang, dan 885 orang mengalami luka-luka. Pemerintah nasional telah menetapkan status bencana untuk memperkuat koordinasi penanganan darurat.
Upaya Penyelamatan dan Dampak Lainnya
Tim penyelamat dan relawan terus bekerja keras melakukan pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih terperangkap di bawah reruntuhan. Penerbangan di beberapa bandara di wilayah terdampak, termasuk Pereira, Manizales, dan Quibdo, juga dihentikan sementara untuk mendukung operasi penyelamatan dan keamanan.
Kondisi infrastruktur yang rusak, termasuk sistem penyediaan air dan listrik, menambah tantangan dalam penanganan pasca-gempa, terutama di fasilitas kesehatan yang menjadi pusat perawatan korban. Kerusakan pada menara layanan kardiologi dan pediatri di Hospital Universitario del Valle di Cali menjadi salah satu contoh dampak serius terhadap layanan kesehatan.
Konteks dan Tanggapan Pemerintah
Gempa ini menjadi salah satu bencana alam paling merusak dalam beberapa tahun terakhir di Kolombia. Pemerintah telah mengerahkan personel militer dan sumber daya untuk membantu evakuasi dan pemulihan. Meski demikian, Kolombia belum mengajukan permintaan bantuan internasional secara resmi.
Dengan ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal dan fasilitas umum yang rusak parah, upaya pemulihan diperkirakan akan berlangsung lama dan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang baik.
Situasi ini menuntut perhatian serius dari semua pihak untuk memastikan keselamatan warga dan pemulihan infrastruktur secara menyeluruh.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










