KDM Minta Pelaku Penganiayaan Pengendara di Purwakarta Diproses Hukum
Suara Pecari, Purwakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan pentingnya proses hukum bagi pelaku penganiayaan terhadap seorang pengendara yang videonya viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Purwakarta dan melibatkan aksi pemukulan setelah sebuah insiden kecil di jalan raya.
Fakta Kasus Penganiayaan di Purwakarta
Dalam video yang beredar luas, terlihat keributan antara sejumlah orang di pinggir jalan. Awal mula peristiwa ini adalah dugaan seorang pengendara yang menyerempet kendaraan lain, kemudian diberhentikan hingga terjadi penganiayaan. KDM menegaskan kelalaian di jalan tidak boleh menjadi alasan melakukan kekerasan.
Pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi
KDM mengingatkan bahwa:
- Kelalaian di jalan raya adalah hal yang mungkin terjadi.
- Tetapi, kelalaian tersebut tidak boleh dibalas dengan kekerasan, pengancaman, atau penggunaan senjata tajam.
- Tindakan arogan di jalan harus dihindari dan tidak dibenarkan.
KDM juga menyampaikan apresiasi kepada Satreskrim Polres Purwakarta yang telah mengamankan pelaku penganiayaan. Ia meminta agar pelaku diproses sesuai aturan hukum dan menolak penyelesaian kasus dengan cara damai karena dapat menimbulkan kebiasaan buruk di jalan raya.
Proses Penanganan oleh Polisi
Kepala Satuan Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengungkapkan bahwa penyidik masih mendalami kasus tersebut. Polisi berupaya merunut kejadian sejak awal untuk mengetahui penyebab terjadinya keributan dan penganiayaan.
Hingga kini, satu orang pelaku yang terekam dalam video telah diamankan. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan keterlibatan pihak lain jika ada.
Kepedulian dan Harapan KDM kepada Korban
KDM menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan korban untuk menyampaikan dukungan dan keprihatinan atas kejadian yang dialami. Ia berharap korban dapat memberikan informasi agar pertemuan dapat terlaksana.
Konsep Penegakan Hukum dan Keselamatan Berkendara
Kasus ini menjadi peringatan penting agar semua pengguna jalan menjaga sikap dan menghindari aksi kekerasan. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat mencegah praktik penganiayaan dan pengancaman yang sering berakhir dengan permintaan maaf tanpa konsekuensi hukum yang jelas.
Satreskrim Polres Purwakarta terus berkomitmen menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum untuk memberikan efek jera dan menjaga keamanan di jalan raya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










