IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah

IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berhasil menguat signifikan di menit-menit terakhir perdagangan, ditutup pada level 4.919,77 setelah sempat berada di zona merah. Kenaikan sebesar 15,48 poin atau 0,32 persen ini didorong oleh sentimen positif dari hasil pemilu Amerika Serikat (AS) yang memberikan optimisme baru bagi investor global.

Sentimen Positif dari Pemilu AS

Kemenangan mutlak Partai Demokrat yang menguasai dua majelis tertinggi di Kongres AS, yakni DPR dan Senat, memicu antusiasme investor. Hal ini membuka harapan adanya perubahan kebijakan fiskal, perdagangan internasional, suku bunga, nilai tukar dolar AS, serta hubungan geopolitik yang berdampak positif bagi ekonomi global.

Baca juga:

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa respons positif investor terhadap hasil pemilu AS ini mendorong pergerakan pasar saham domestik untuk kembali naik setelah sebelumnya bersikap hati-hati (risk off).

Pergerakan Saham dan Sektor

Kenaikan IHSG turut mengangkat indeks LQ45 yang naik 0,80 persen ke posisi 501,24, terutama pada saham-saham blue chip. Sektor keuangan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,39 persen, diikuti sektor barang konsumen primer yang naik 0,32 persen. Namun, sektor industri justru mengalami penurunan terdalam sebesar 1,36 persen, diikuti sektor barang konsumen nonprimer dan sektor energi yang masing-masing turun lebih dari satu persen.

Volume perdagangan cukup tinggi dengan total 1,22 juta kali transaksi dan perputaran dana mencapai Rp25,97 triliun dari 10,76 miliar lembar saham yang diperjualbelikan.

Saham Paling Menguntungkan dan Rugi

  • Saham top gainers: BOBA, MKNT, AIMS, TMPO, YUPI
  • Saham top losers: MGLV, LMAX, LUCY, WGSH, NINE

Dampak Global dan Nilai Tukar Rupiah

Sentimen positif juga memengaruhi pasar global, dengan indeks Shanghai melonjak 2,16 persen dan Hang Seng naik 1,67 persen. Sebaliknya, indeks Nikkei di Jepang turun 1,41 persen.

Perubahan kebijakan di AS turut menekan yield obligasi US-Treasury dan melemahkan dolar AS. Hal ini mendorong harga emas naik lebih dari 2 persen hingga menembus level psikologis baru di atas 4.000 dolar AS.

Baca juga:

Nilai tukar rupiah, meski sempat terbebani, hanya melemah tipis 0,04 persen dan ditutup di level Rp18.168 per dolar AS.

Prediksi Pasar dan IHSG Besok

Setelah penguatan signifikan hari ini, pasar diperkirakan akan mengalami fase konsolidasi dengan pergerakan sideways pada rentang 4.800 hingga 5.000. Investor disarankan untuk tetap waspada menunggu katalis baru yang dapat mempengaruhi arah pasar di hari-hari mendatang.

Ratna Lim memprediksi IHSG akan tetap bergerak stabil pada kisaran tersebut pada perdagangan Kamis, 5 November 2026.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *