Kenapa Flavio Bolsonaro Kabur ke AS Usai Kalah Pilpres Brasil
Suara Pecari, Internasional – Flavio Bolsonaro, senator sekaligus calon presiden Brasil dari Partai Liberal (PL), meninggalkan Brasil menuju Amerika Serikat pada akhir Oktober 2026 setelah kalah dalam pemilihan presiden dan tengah menghadapi penyelidikan hukum terkait dugaan korupsi dan pencucian uang.
Perjalanan Flavio Bolsonaro ke Amerika Serikat
Flavio tiba di Bandara Eksekutif Opa-Locka, Florida, Amerika Serikat, pada Rabu (28/10/2026) bersama istri dan dua putrinya dengan menggunakan jet pribadi. Keberangkatannya dari Brasil melalui Argentina dan Ekuador menjadi sorotan karena dilakukan setelah Mahkamah Agung Brasil memerintahkan penyerahan paspor dalam penyelidikan dugaan tindak pidana keuangan yang tengah dijalani Flavio.
Kronologi Keberangkatan
- Minggu (25/10/2026): Flavio kalah dalam pemilihan presiden dari petahana Luiz Inacio Lula da Silva, namun menolak mengakui hasil tersebut dan berjanji akan mengupayakan pembatalan hasil pemilu.
- Senin (26/10/2026): Flavio berjanji menyerahkan paspornya dan menyebut larangan bepergian sebagai upaya intimidasi. Namun, paspor tidak diserahkan sesuai tenggat waktu.
- Selasa (27/10/2026): Flavio menghilang dari publik dan media melaporkan iring-iringan mobil resmi meninggalkan kediamannya, memicu spekulasi mengenai keberadaannya. Sumber kepolisian menyatakan paspor Brasil dan diplomatiknya telah dibatalkan.
- Rabu dini hari (28/10/2026): Flavio menyeberang ke Argentina melalui Jembatan Internasional Tancredo Neves dengan dokumen perjalanan yang masih berlaku.
- Setelah itu, ia dan keluarganya terbang dari Argentina menuju Guayaquil, Ekuador, sebelum melanjutkan perjalanan ke Miami, Amerika Serikat.
Latar Belakang Penyelidikan dan Politik
Flavio Bolsonaro tengah menghadapi penyelidikan atas dugaan tindak pidana keuangan, termasuk korupsi dan pencucian uang yang terkait dengan pendanaan film Dark Horse, sebuah biografi ayahnya, mantan Presiden Jair Bolsonaro. Ia membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan akan membela diri terhadap tindakan hukum yang dianggapnya sewenang-wenang.
Keberangkatan Flavio ke Amerika Serikat juga bertepatan dengan kekalahannya dalam pemilihan presiden Brasil. Sebelumnya, ia berjanji akan tetap tinggal di Brasil untuk memimpin oposisi terhadap pemerintahan Lula. Namun, langkah ini mengingatkan publik pada perjalanan politik ayahnya yang juga meninggalkan Brasil setelah kalah pemilu pada 2022 dan kini menjalani hukuman penjara terkait upaya kudeta.
Tanggapan dan Dampak Politik
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengkritik tindakan Flavio meninggalkan Brasil dan menyebutnya sebagai tindakan memalukan dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-81. Lula menyatakan bahwa orang yang meninggalkan negaranya secara diam-diam pasti memiliki sesuatu yang disembunyikan.
Kekalahan Flavio, penyelidikan hukum yang dihadapinya, dan keberangkatannya ke Amerika Serikat menambah ketegangan politik di Brasil. Peristiwa ini berpotensi memperburuk hubungan Brasil dengan Amerika Serikat, terutama mengingat perbedaan sikap kedua negara terhadap keluarga Bolsonaro.
Kesimpulan
Kepergian Flavio Bolsonaro ke Amerika Serikat setelah kalah dalam pemilihan presiden dan tengah menghadapi penyelidikan hukum merupakan peristiwa penting yang menandai ketegangan politik di Brasil. Langkah ini menimbulkan berbagai reaksi, termasuk kritik dari pemerintah Brasil dan kekhawatiran mengenai dampak hubungan bilateral antara Brasil dan Amerika Serikat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










