Distan Lebak Tekan Biaya Usaha Tani Lewat Pelatihan Alsintan
Suara Pecari, Lebak – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menggelar pelatihan bagi 20 petani di kawasan UPLAND AREA untuk meningkatkan keterampilan dalam mengoperasikan dan merawat alat dan mesin pertanian (alsintan). Kegiatan ini menyasar petani dari Kecamatan Cipanas, Lebakgedong, dan Cibeber dengan tujuan utama menekan biaya usaha tani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Pelatihan Alsintan untuk Optimalisasi Usaha Tani
Kepala Distan Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menjelaskan bahwa ketiga kecamatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan UPLAND AREA atau The Development of Integrated Farming System in Upland Area. Pelatihan ini tidak hanya memberikan akses alsintan kepada petani, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan untuk mengoperasikan dan merawat peralatan secara efektif dan berkelanjutan.
“Pertanian yang maju tidak hanya ditopang oleh sarana yang memadai, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing. Oleh karena itu, kami ingin petani tidak hanya menerima alsintan, tapi juga mampu merawat dan mengoperasikannya dengan benar,” ujar Rahmat.
Manfaat Perawatan Alsintan bagi Biaya Usaha Tani
Rahmat menekankan pentingnya keterampilan dalam merawat alsintan untuk memastikan penggunaan alat pertanian berjalan optimal. Perawatan yang rutin dapat memperpanjang masa pakai mesin, mengurangi biaya perbaikan, dan mempercepat proses budidaya tanaman. Hal ini memungkinkan petani menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi usaha tani mereka.
“Kalau alsintan dirawat dengan baik, usia pakainya akan lebih lama dan biaya operasional petani bisa ditekan. Ini yang terus kita dorong agar modernisasi pertanian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” tambahnya.
Rencana Pengembangan Pelatihan di Kawasan UPLAND AREA
Distan Kabupaten Lebak juga berencana mengadakan pelatihan serupa secara bertahap di kecamatan lain yang termasuk dalam kawasan UPLAND AREA. Program ini difokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian di lahan dataran tinggi dengan dukungan sarana, prasarana, serta penguatan kelembagaan petani.
Dengan pendekatan ini, Distan berharap petani di wilayah tersebut dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi pertanian secara mandiri sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan dan keberlanjutan usaha tani di Kabupaten Lebak.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










