Danantara Jadi Orkestrator Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, PLN Jadi Pembeli

Danantara Jadi Orkestrator Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, PLN Jadi Pembeli

Suara Pecari – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia mengambil peran strategis sebagai orkestrator dalam rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia. Sementara itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menjadi pembeli listrik dari PLTN yang direncanakan masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) periode 2025-2034.

Peran Danantara dan PLN dalam Proyek PLTN

Managing Director Industrialization Danantara Indonesia, Ardy Muawin, menjelaskan bahwa peran Danantara adalah mengoordinasikan keseluruhan ekosistem pengembangan PLTN, termasuk pembiayaan dan kemitraan dengan berbagai instansi terkait, seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). PLN berperan sebagai off-taker yang akan membeli dan mendistribusikan listrik yang dihasilkan dari PLTN tersebut.

Baca juga:

Ketahanan Energi dan Transfer Teknologi

Pengembangan PLTN dianggap sangat penting untuk ketahanan energi nasional. Ardy mencontohkan negara maju dan bahkan negara kaya minyak seperti Uni Emirat Arab yang sudah memiliki PLTN sebagai bagian dari strategi energi mereka. Selain itu, PLTN menjadi sumber penting untuk transfer teknologi, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memiliki keahlian pengelolaan teknologi nuklir yang mendalam.

Indonesia sendiri telah memiliki sejarah pengoperasian reaktor nuklir sejak tahun 1960-an. Dengan dukungan regulasi dan keputusan pemerintah, Danantara siap untuk menjadi orkestrator yang menggerakkan ekosistem ini ke depan.

Rencana dalam RUPTL dan Sinergi dengan Instansi Terkait

PLTN sudah dimasukkan sebagai target dalam RUPTL PLN untuk periode 2025-2034. Keputusan pemerintah menjadi penentu langkah selanjutnya dalam pengembangan PLTN. Danantara menyiapkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN sebagai pembeli listrik, BRIN, serta instansi terkait lain untuk mendukung pengembangan teknologi nuklir dan implementasinya.

Baca juga:

Dampak Teknologi Nuklir bagi Industri Nasional

Selain berkontribusi pada penyediaan listrik, penguasaan teknologi nuklir juga membuka peluang pengembangan industri turunan, seperti sektor kesehatan yang memanfaatkan teknologi nuklir untuk keperluan medis. Dengan demikian, pengembangan PLTN tidak hanya berdampak pada ketahanan energi, tetapi juga memperkuat basis teknologi dan industri nasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *