Dari Gerobak-Warung Burjo, 3 Pebisnis Lokal Jogja-Jateng Ini Tembus Pasar Global
Suara Pecari, Yogyakarta – Tiga pebisnis lokal asal Yogyakarta dan Jawa Tengah berhasil menembus pasar global setelah memulai usaha dari titik awal yang sederhana seperti gerobak dorong dan warung Burjo. Kisah sukses ini menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan inovasi, bisnis kecil dapat berkembang hingga ke tingkat internasional.
Mulai dari Titik Sederhana
Perjalanan bisnis ketiga perusahaan ini dimulai dengan cara yang sangat sederhana. Rehan Abdullah Salam mendirikan Chockles pada tahun 2014 dengan berjualan es cokelat menggunakan gerobak di kawasan Pogung, Yogyakarta. Setelah dua tahun menabung modal, ia membuka kios pertamanya pada 2016. Bisnis ini sempat mengalami tantangan saat pandemi, namun Rehan mengalihkan fokus ke lini business-to-business (B2B) dengan menyediakan produk cokelat untuk kedai kopi dan mitra usaha lainnya.
Seruniaudio, produsen mikrofon asal Yogyakarta, juga memulai dari workshop sederhana di Sleman. Perusahaan ini kemudian memperluas distribusi produk hingga ke pasar internasional. Sedangkan Naruna memanfaatkan warung Burjo yang menyediakan WiFi gratis sebagai tempat bekerja untuk mengembangkan bisnisnya.
Dukungan Diplomat Success Challenge
Ketiga pebisnis tersebut pernah mengikuti program Diplomat Success Challenge (DSC) yang diinisiasi oleh Wismilak Foundation. Program ini bertujuan mendukung wirausahawan melalui pendampingan dan hibah modal usaha, serta membangun jaringan melalui alumni Diplomat Entrepreneur Network (DEN). Partisipasi dalam program ini membantu mereka mengembangkan strategi bisnis dan memperluas pasar.
Tantangan dan Strategi Pengembangan
Setiap bisnis memiliki tantangan yang berbeda. Chockles fokus pada konsistensi dan optimalisasi produk cokelat sambil membangun kembali jaringan outlet secara bertahap. Seruniaudio menyesuaikan strategi penjualan untuk pasar internasional. Sedangkan Naruna meningkatkan kapasitas produksi dan memanfaatkan infrastruktur yang ada untuk mendukung pengembangan bisnis.
Contoh Inspiratif Bisnis Lokal
Kisah ketiga pebisnis ini mengingatkan pada perjalanan perusahaan-perusahaan global yang juga memulai dari ruang sederhana seperti Nike yang berawal dari ruang laundry, Ben & Jerry’s dari bekas pom bensin, dan Google dari garasi. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya awal bukanlah penghalang utama dalam membangun bisnis sukses.
Pendiri bisnis lokal ini membuktikan bahwa dengan kegigihan, inovasi, dan dukungan yang tepat, bisnis kecil dapat tumbuh dan bersaing di pasar global. Keberhasilan mereka juga menjadi inspirasi bagi wirausahawan lokal lain untuk terus berinovasi dan berkembang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










