Pemerintah Siapkan Akad Massal 71 Ribu Rumah Bersubsidi di Malang Desember 2026
Suara Pecari, Malang – Pemerintah Indonesia akan melaksanakan akad massal untuk 71.000 rumah bersubsidi pada Desember 2026 dengan titik kegiatan utama di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bertujuan memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah.
Pelaksanaan Akad Massal Rumah Bersubsidi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan bahwa pelaksanaan akad massal ini akan disesuaikan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Maruarar telah mengundang Presiden langsung ke Istana Kepresidenan guna mengatur waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Maruarar, sebanyak 71.000 unit rumah bersubsidi akan diakadkan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, dengan Malang sebagai pusat kegiatan. Angka ini merupakan jumlah terbesar dibandingkan dengan pelaksanaan akad massal sebelumnya.
Rangkaian Pelaksanaan Sebelumnya
Program akad massal rumah bersubsidi ini merupakan kelanjutan dari beberapa kegiatan serupa yang sudah dilakukan pemerintah sebelumnya, antara lain:
- September 2025: Akad 26.000 rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat.
- Desember 2025: Akad 50.000 rumah subsidi di Serang, Banten.
- April 2026: Akad 62.000 rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah.
Setiap pelaksanaan menggunakan skema FLPP yang memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan dengan bunga ringan dan tenor panjang.
Signifikansi Program FLPP
FLPP merupakan program pemerintah yang menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan dengan bunga subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan program ini, diharapkan masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah dapat memperoleh akses pembiayaan yang terjangkau dan proses kepemilikan rumah menjadi lebih cepat.
Pelaksanaan akad massal yang berpusat di Malang ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempercepat penyediaan rumah subsidi secara nasional, sekaligus meningkatkan pemerataan pembangunan perumahan di berbagai daerah.
Persiapan dan Dukungan Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terus melakukan persiapan matang agar pelaksanaan akad massal dapat berjalan lancar. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan yang menyalurkan FLPP, dilakukan agar proses akad sesuai dengan jadwal dan memenuhi target penyediaan rumah subsidi.
Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan program satu juta rumah bersubsidi yang telah dicanangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan rumah layak huni.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










