Mohammad Azzari Jayabaya Memimpin Kadin Banten Periode 2026-2031 Secara Aklamasi

Mohammad Azzari Jayabaya Memimpin Kadin Banten Periode 2026-2031 Secara Aklamasi

Suara Pecari, Lebak – Mohammad Azzari Jayabaya kembali dipercaya memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten untuk periode 2026-2031 secara aklamasi. Penetapan dilakukan pada Musyawarah Provinsi (Muprov) Kadin Banten ke-VII yang berlangsung di Hotel Grand Keisya, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada tanggal 31 Januari 2026.

Terpilih Secara Aklamasi

Proses pemilihan Ketua Umum Kadin Banten periode baru ini berjalan mulus karena Mohammad Azzari Jayabaya menjadi satu-satunya calon yang mendaftar. Ketua Panitia Penyelenggara, Agus R. Wisas, menyatakan bahwa tidak ada calon lain yang menyerahkan berkas pendaftaran, sehingga pemilihan dilakukan secara aklamasi.

Baca juga:

Tugas dan Tanggung Jawab Sebagai Ketua Kadin Banten

Mohammad Azzari Jayabaya menyampaikan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar, mengingat peran Kadin sebagai lokomotif penggerak perekonomian di Provinsi Banten. Ia menegaskan pentingnya persatuan dan kolaborasi antara seluruh anggota Kadin di tingkat kabupaten/kota untuk mencapai tujuan bersama.

Fokus Pengembangan UMKM

Salah satu program utama dalam kepemimpinannya adalah meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas. Ia menegaskan bahwa peningkatan ini harus didukung oleh bukti nyata dan kerja sama yang efektif, bukan sekadar janji atau retorika semata.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Investasi

Kolaborasi antara Kadin Banten dan Pemerintah Provinsi Banten telah berjalan lama. Mohammad Azzari Jayabaya menekankan pentingnya kemitraan yang saling mendukung untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, ia berupaya mengajak para pengusaha besar yang tergabung dalam Kadin untuk meningkatkan investasi di Banten guna mengurangi angka pengangguran.

Baca juga:

Peran Kadin Banten ke Depan

Dengan kepemimpinan yang solid dan program yang terarah, Kadin Banten diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu mengangkat berbagai sektor, terutama UMKM, sekaligus memperkuat iklim investasi di provinsi tersebut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *