Defisit Membengkak, Utang AS Bisa Tembus 160 PDB dalam 10 Tahun

Defisit Membengkak, Utang AS Bisa Tembus 160 PDB dalam 10 Tahun

Suara Pecari – Utang Amerika Serikat (AS) berpotensi mencapai 160 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dalam satu dekade mendatang jika defisit anggaran terus membengkak tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang signifikan atau penyesuaian fiskal yang substansial.

Peringatan dari Scope Ratings

Perusahaan pemeringkat kredit Scope Ratings memperingatkan bahwa kondisi fiskal AS semakin rentan akibat defisit anggaran yang besar dan utang yang terus meningkat. Dalam pernyataan yang dirilis pada Oktober 2026, Scope mempertahankan peringkat kredit AS di level AA- dengan prospek stabil, namun mengingatkan bahwa kebijakan fiskal saat ini tidak berkelanjutan.

Baca juga:

Scope memperkirakan rasio utang terhadap PDB AS bisa melonjak hingga 160 persen dalam 10 tahun mendatang tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat ataupun penyesuaian fiskal berupa peningkatan pendapatan atau pengurangan pengeluaran.

Dampak dan Risiko Fiskal

Tren kenaikan utang tersebut dinilai menempatkan pemerintah AS dalam posisi yang semakin rentan terhadap perubahan sentimen pasar dan investor. Selain itu, biaya pembayaran bunga bersih diperkirakan akan mencapai tingkat yang sangat tinggi pada tahun 2031, yang dapat membebani anggaran negara lebih lanjut.

Scope juga menyoroti risiko kebuntuan legislatif di Kongres AS terkait plafon utang, yang berpotensi memperburuk kondisi fiskal jika tidak segera diatasi.

Konteks Peringkat Kredit AS

AS saat ini tidak lagi memiliki peringkat kredit tertinggi dari lembaga pemeringkat utama setelah Moody’s menurunkan peringkat negara tersebut pada tahun sebelumnya. Namun, pandangan Scope terhadap kondisi fiskal AS tergolong lebih pesimistis dibandingkan lembaga lain seperti Fitch Ratings dan Standard & Poor’s, yang cenderung lebih konservatif dalam menilai risiko penurunan peringkat dalam waktu dekat.

Baca juga:

Scope terakhir kali menurunkan peringkat AS ketika terjadi kebuntuan mengenai plafon utang pada tahun 2025 dan saat ini memberikan peringkat dua tingkat lebih rendah dibandingkan Moody’s, Fitch, dan S&P. Uniknya, Scope merupakan satu-satunya lembaga pemeringkat berbasis di Eropa yang digunakan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menilai aset yang dapat dijadikan agunan.

Implikasi bagi Kebijakan Fiskal AS

Tanpa adanya langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat atau melakukan penyesuaian fiskal yang signifikan, kondisi utang AS diperkirakan akan terus memburuk. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor terhadap kemampuan pemerintah AS dalam mengelola keuangan negara.

Skenario ini menegaskan pentingnya reformasi fiskal dan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan untuk memastikan stabilitas jangka panjang dan menghindari risiko krisis keuangan akibat beban utang yang semakin besar.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *