Danantara Investasi Lapangan Minyak Terbesar di AS, Kucurkan Rp 4,46 Triliun

Danantara Investasi Lapangan Minyak Terbesar di AS, Kucurkan Rp 4,46 Triliun

Suara Pecari – PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan investasi strategis sebesar USD 250 juta atau sekitar Rp 4,46 triliun di perusahaan minyak dan gas bumi (migas) HighPeak Energy, Inc., yang beroperasi di Permian Basin, wilayah cekungan migas terbesar di Amerika Serikat.

Investasi Strategis di Permian Basin

HighPeak Energy yang berbasis di Texas, AS, bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, dan eksploitasi migas. Investasi ini dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel dalam beberapa tahap, memberikan DIM akses strategis terhadap portofolio aset yang didominasi minyak di wilayah tersebut.

Baca juga:

Peran PT Pertamina dan Pandangan Pemerintah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan kemungkinan keterlibatan PT Pertamina (Persero) dalam aksi korporasi ini sebagai BUMN sektor migas. Menurutnya, selama investasi tersebut ekonomis dan dapat menyuplai kebutuhan domestik Indonesia, tidak ada kendala untuk kerja sama ini.

Tujuan dan Manfaat Investasi

DIM memperluas portofolio energi Indonesia secara global sesuai misinya. Investasi ini akan memperkuat struktur permodalan HighPeak serta fleksibilitas keuangan perusahaan, mendukung pengembangan dan pertumbuhan aset berkualitas secara berkelanjutan. HighPeak berencana menggunakan dana ini untuk ekspansi dan pengembangan program pengeboran.

Potensi Pengembangan dan Pertukaran Keahlian

CEO DIM, Pandu Sjahrir, menyebut posisi strategis HighPeak di pasar hulu migas AS sebagai peluang investasi potensial. Kerja sama ini juga diharapkan memfasilitasi pertukaran keterampilan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia dan memperkuat hubungan energi serta ekonomi antara Indonesia dan AS.

HighPeak akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja bagi tenaga kerja Indonesia guna mendukung pengembangan kapabilitas dan pertukaran keahlian teknis.

Baca juga:

Profil Permian Basin dan Relevansi bagi Indonesia

Permian Basin merupakan penghasil minyak mentah terbesar di AS, menyumbang 48 persen dari total produksi AS pada 2025 menurut US Energy Information Administration. Pertumbuhan produksi di wilayah ini didorong oleh teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik (fracking) sejak 2007.

Teknik tersebut dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas, menjadi model yang relevan untuk Indonesia dalam meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.

Mekanisme Investasi dan Perlindungan DIM

Berdasarkan ketentuan investasi, DIM memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi dan berkesempatan mendapatkan manfaat dari kenaikan nilai ekuitas melalui konversi saham preferen menjadi saham biasa. DIM juga memiliki opsi partisipasi dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui penempatan terbatas (private placement) dan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *