IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.031, Bursa Asia Juga Merah Semua

IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.031, Bursa Asia Juga Merah Semua

Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 1,88% atau 115,44 poin ke level 6.031,28 pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. Pelemahan pasar modal ini juga tercermin pada indeks LQ45 yang turun 1,99% ke level 593,64.

Pergerakan Pasar dan Data Transaksi

Nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai Rp 12,50 triliun dengan volume sebanyak 60,28 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi sebesar 1,94 juta kali. Penurunan ini menunjukkan tekanan jual yang cukup besar di pasar saham domestik.

Baca juga:

Top Gainers dan Losers

  • Top Gainers:
    • ARII (Atlas Resources) naik 24,86% ke 452
    • PEVE (Penta Valent) naik 24,85% ke 412
    • SAFE (Steady Safe) naik 24,83% ke 905
    • MCAS (M Cash Integrasi) naik 24,56% ke 284
    • BLTA (Berlian Laju Tanker) naik 18,92% ke 44
  • Top Losers:
    • SEMA (Semacom Integrated) turun 14,67% ke 384
    • TRIN (Perintis Triniti Properti) turun 14,39% ke 238
    • WMUU (Widodo Makmur Unggas) turun 12,12% ke 29
    • ENAK (Champ Resto Indonesia) turun 11,21% ke 190
    • MBSS (Mitrabahtera Segara Sejati) turun 11,11% ke 4.000

Aktivitas Saham Berdasarkan Nilai dan Volume

  • Top Value:
    • FORU (Fortune Indonesia) senilai Rp865,41 miliar
    • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) senilai Rp746,82 miliar
    • BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp683,80 miliar
    • BMRI (Bank Mandiri) senilai Rp527,60 miliar
    • BBRI (Bank Rakyat Indonesia) senilai Rp461,95 miliar
  • Top Volume:
    • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) sebanyak 253,48 juta lembar saham
    • FORU (Fortune Indonesia) sebanyak 53,63 juta lembar saham
    • BUMI (Bumi Resources) sebanyak 18,57 juta lembar saham
    • KREN (Quantum Clovera Investama) sebanyak 12,44 juta lembar saham
    • BTEK (Bumi Teknokultura Unggul) sebanyak 9,54 juta lembar saham

Kurs Rupiah dan Kondisi Bursa Asia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga melemah pada perdagangan sore ini, ditutup di posisi Rp 17.914,4 per dolar AS, turun 0,22% dari harga pembukaan pagi di level Rp 17.875.

Pergerakan negatif IHSG sejalan dengan kondisi bursa saham Asia yang juga kompak ditutup di zona merah. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,13%, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,43%, Indeks SSE Composite di China turun 0,79%, dan Indeks Straits Times di Singapura turun 3,39%.

Analisis dan Implikasi

Penurunan IHSG dan bursa saham Asia secara serentak mencerminkan sentimen negatif investor yang mungkin dipicu oleh faktor global maupun domestik, seperti kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi, geopolitik, atau hasil data ekonomi terbaru yang belum tersedia secara rinci. Pelemahan nilai tukar rupiah turut menambah tekanan bagi pasar modal Indonesia.

Baca juga:

Investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan pasar global dan domestik secara berkelanjutan agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah volatilitas pasar saat ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *