Mentan Amran Jajaki Ekspor Beras RI ke Filipina hingga Papua Nugini
Suara Pecari – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman tengah menjajaki peluang ekspor beras Indonesia ke beberapa negara tetangga, yaitu Filipina, Papua Nugini, dan Timor Leste. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas pasar ekspor beras setelah Indonesia mencapai swasembada beras.
Penjajakan Ekspor ke Negara Tetangga
<pDalam kunjungan kerja dan pengecekan stok beras di Gudang Bulog Karawang, Jawa Barat, Amran Sulaiman menyampaikan bahwa saat ini penjajakan sedang berlangsung dengan tiga negara tersebut. Namun, ia belum merinci volume beras yang akan diekspor ke negara-negara tersebut.
Ekspor Beras Premium ke Malaysia
Selain penjajakan ke Filipina, Papua Nugini, dan Timor Leste, Indonesia juga telah menyiapkan ekspor beras premium ke Malaysia. Potensi pengiriman beras ke Malaysia diperkirakan mencapai 200.000 ton dengan nilai sekitar Rp3,39 triliun. Pengiriman akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pengiriman perdana sejumlah 1.000 ton.
Ekspor beras ke Malaysia ini merupakan bagian dari kesepakatan yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd Jumaat bin Ibrahim di Jakarta Selatan pada bulan Oktober 2026.
Kebutuhan Beras di Malaysia dan Harapan Pemerintah
Kebutuhan beras di negara bagian Sarawak, Malaysia, mencapai sekitar 200 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan beras Malaysia secara keseluruhan berkisar antara 1,5 juta hingga 1,7 juta ton per tahun. Pemerintah Indonesia berharap dapat memasok kebutuhan tersebut secara menyeluruh, meskipun tetap waspada terhadap dampak fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi produksi beras tahun ini.
Peran Perum Bulog dalam Ekspor Beras
Perum Bulog berperan penting dalam menjaga stok beras nasional dan mendukung ekspor beras Indonesia. Ketersediaan stok yang cukup menjadi kunci utama agar pengiriman beras ke negara tujuan dapat berjalan lancar sesuai rencana pemerintah.
Signifikansi Ekspor Beras Bagi Indonesia
Ekspor beras ke negara-negara tetangga sekaligus menandai keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras. Selain meningkatkan pendapatan negara, ekspor juga membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha di sektor pertanian untuk memperluas jaringan pasar internasional.
Dengan penjajakan yang sedang berlangsung, diharapkan Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai produsen beras yang tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan di kawasan Asia Pasifik.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










