Semangat Presisi Mengabdi, Polres Sumenep Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 80
Suara Pecari | Sumenep – Polres Sumenep menggelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Tribrata Polres Sumenep pada Rabu, 1 Juli 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto sebagai wujud rasa syukur sekaligus peneguhan komitmen Polri untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, di antaranya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Kajari Sumenep Nislianudin, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin, Danyon TP 931 Kesatria Jokotole Mayor Inf Aditya Danang Purwanto, Wakapolres Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, para Pejabat Utama Polres Sumenep, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari Cabang Sumenep, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Refleksi Perjalanan Panjang Pengabdian Polri
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejak didirikan pada 1 Juli 1946, Polri telah mengalami berbagai transformasi, baik dari segi organisasi, tugas pokok, maupun pendekatan pelayanan. Di tingkat lokal, Polres Sumenep turut berperan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Madura yang dikenal dinamis. Kegiatan tersebut memperlihatkan eratnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif.
Amanat Kapolres: Profesionalisme dan Integritas
Dalam amanatnya, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 harus menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Sumenep untuk terus meningkatkan dedikasi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan selalu hadir memberikan solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini terus menjalin kerja sama dan mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sumenep. “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan seluruh Forkopimda serta masyarakat Kabupaten Sumenep. Keamanan yang tetap kondusif hingga saat ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Sinergi Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Kehadiran Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada, dan unsur Forkopimda lainnya menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama. Dalam sambutannya, Bupati Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap program-program Polres Sumenep yang berorientasi pada pelayanan publik dan penegakan hukum yang berkeadilan. “Kami berharap Polri ke depan semakin profesional dan dekat dengan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan Polri sudah berjalan baik dan harus terus ditingkatkan,” ujar Bupati.
Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir juga memberikan apresiasi atas kinerja Polres Sumenep yang dinilai responsif terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Mereka berharap Polri tetap menjaga netralitas dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan kasus.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat Sumenep
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Sumenep tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat. Pertama, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kedua, terciptanya suasana kondusif yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Ketiga, memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga kamtibmas. Implikasi jangka panjangnya adalah terbentuknya budaya partisipatif dalam menjaga keamanan lingkungan, di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam upaya pencegahan kejahatan.
Data dan Statistik Keamanan di Sumenep
Berikut adalah data terkait tingkat keamanan dan penanganan kasus di Polres Sumenep selama tahun 2025-2026:
| Indikator | 2025 | 2026 (Jan-Jun) |
|---|---|---|
| Jumlah laporan polisi | 1.250 | 680 |
| Tingkat penyelesaian kasus | 85% | 88% |
| Angka kriminalitas (per 10.000 penduduk) | 12,5 | 11,2 |
| Jumlah kegiatan patroli | 3.500 | 1.900 |
Komitmen Polres Sumenep ke Depan
Mengusung semangat “Polri Presisi Mengabdi untuk Negeri”, Polres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kepercayaan masyarakat menuju Polri yang semakin dicintai dan dipercaya. Beberapa program prioritas ke depan meliputi:
- Peningkatan patroli dialogis dan sambang ke desa-desa.
- Pembentukan posko pengaduan masyarakat di tingkat kecamatan.
- Pelatihan peningkatan kompetensi personel dalam penanganan kasus-kasus sensitif.
- Kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk program sadar hukum sejak dini.
Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Polres Sumenep berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan menjadi simbol kuatnya soliditas dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri. Semoga semangat Presisi terus menyala, mengabdi untuk negeri, dan membawa Sumenep semakin aman, damai, dan sejahtera.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






