Geng Motor di Medan Konvoi Bawa Sajam Siang Hari, Berakhir Diringkus Polisi

Geng Motor di Medan Konvoi Bawa Sajam Siang Hari, Berakhir Diringkus Polisi

Suara Pecari, Medan – Polrestabes Medan berhasil menangkap lima anggota geng motor yang melakukan konvoi di siang hari sambil membawa senjata tajam. Aksi tersebut sempat viral dan memicu kekhawatiran masyarakat. Satu anggota geng motor lainnya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Fakta Utama Penangkapan

Kelima anggota geng motor yang diamankan yakni AR (16), MZAU (17), RAP (16), RS (18), dan MDA (18). Sedangkan DPO berinisial FA. Geng motor ini dikenal dengan nama Partner Of Crime (POC) dan beranggotakan para siswa SMK di Medan.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 19 Juli 2026 pukul 20.40 WIB, berawal dari penangkapan AR di rumahnya di Jalan Bakti Luhur. Dari pengembangan, polisi menangkap MZAU, RAP, RS, dan MDA di lokasi berbeda serta mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga milik geng motor tersebut.

Lokasi dan Kronologi Konvoi

Geng motor POC melakukan konvoi dengan membawa senjata tajam di tiga lokasi berbeda di Medan, yakni Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia; Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal; dan Fly Over Brayan. Konvoi berlangsung dari siang hingga sore hari dengan tujuan mencari lawan untuk berkelahi.

Pengembangan dan Barang Bukti

Dalam penggeledahan, polisi menemukan beberapa senjata tajam di samping rumah FA yang kini menjadi DPO. Namun, upaya penangkapan terhadap FA terhalang oleh keluarga terduga pelaku karena yang bersangkutan sudah kabur.

Semua anggota geng motor dan barang bukti senjata tajam dibawa ke Mako Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut guna proses hukum.

Implikasi dan Konteks

Kegiatan konvoi geng motor membawa senjata tajam di ruang publik menimbulkan keresahan dan potensi bahaya bagi masyarakat. Penindakan tegas dari aparat kepolisian menjadi langkah penting untuk mengurangi aksi kriminalitas dan menjaga keamanan kota Medan.

Kasus ini juga menyoroti kebutuhan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas kelompok remaja yang rentan terlibat dalam tindakan kriminal serta pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam membina generasi muda.

Langkah Kepolisian Selanjutnya

  • Melakukan pengejaran terhadap DPO FA untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
  • Melanjutkan pemeriksaan terhadap anggota geng motor yang sudah ditangkap.
  • Menggalakkan patroli dan pengawasan di lokasi rawan konvoi geng motor.

Penindakan ini menjadi peringatan bagi kelompok serupa agar tidak mengulangi tindakan yang membahayakan masyarakat dan melanggar hukum.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *