Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama

Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama

Suara Pecari, Jakarta – Lomba Sihir, kolektif musik asal Jakarta, akan menggelar Konser Ujung Dunia pada 21 November 2026 di GBK Basketball Hall, Jakarta. Konser ini menjadi perayaan perjalanan tujuh tahun mereka sejak pertama kali terbentuk dan juga sebagai apresiasi kepada para penggemar setia yang disebut Peserta Lomba Sihir.

Perjalanan dan Perayaan Tujuh Tahun

Lomba Sihir pertama kali dikenal sebagai kelompok musik pengiring pementasan Hindia dan resmi berdiri sebagai grup mandiri pada tahun 2021. Dalam Konser Ujung Dunia, mereka akan menampilkan formasi lengkap yang terdiri dari Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal dan gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), dan Hindia (vokal). Konser ini dirancang tidak hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai pengalaman artistik yang merefleksikan perjalanan musik mereka selama lima tahun terakhir.

Detail Konser dan Penjualan Tiket

Konser Ujung Dunia akan diselenggarakan bekerja sama dengan promotor Northstar Entertainment. Tiket dijual dalam dua kategori, yakni tiket festival dengan posisi berdiri seharga Rp 450.000 dan tiket tribune dengan posisi duduk seharga Rp 650.000. Selain itu, penonton dapat menambahkan Premium Add On seharga Rp 450.000. Penjualan tiket dimulai melalui fan presale pada 5 Agustus bagi anggota WhatsApp Group Peserta Lomba Sihir, dan general sale dibuka pada 8 Agustus melalui situs Lombasihiryes.com.

Konsep dan Persiapan Pertunjukan

Konser ini akan menghadirkan lebih dari 20 lagu yang diambil dari dua album Lomba Sihir, yaitu Selamat Datang di Ujung Dunia (2021) dan Obrolan Jam 3 Pagi (2025). Lagu-lagu populer seperti “Hati dan Paru-Paru,” “Mungkin Takut Perubahan,” dan “Semua Orang Pernah Sakit Hati” akan dibawakan, termasuk materi baru dari album perpanjangan Setelah Obrolan Jam 3 Pagi yang dirilis pada 9 September 2026.

Selain rangkaian lagu, pertunjukan akan mengusung desain panggung konseptual dan tata artistik yang merepresentasikan perjalanan musikal Lomba Sihir. Hindia menilai konser ini sebagai ruang baru untuk bereksperimen dengan pertunjukan dalam skala yang belum pernah mereka coba sebelumnya.

Harapan dan Eksperimen Musik

Para personel Lomba Sihir berharap Konser Ujung Dunia menjadi tempat selebrasi bersama penggemar yang selama ini menjadikan karya mereka bagian dari kehidupan sehari-hari. Enrico Octaviano menyatakan konser akan menampilkan berbagai spektrum musikal yang dimiliki grup, sementara Tristan Juliano menambahkan bahwa akan ada banyak lagu dengan aransemen baru yang jarang dimainkan secara langsung.

Makna Konser bagi Lomba Sihir dan Penggemar

Bagi Lomba Sihir, konser ini merupakan titik temu untuk melihat kembali perjalanan mereka sejak awal terbentuk hingga dikenal luas di kancah musik Indonesia. Konser Ujung Dunia menjadi momentum penting yang tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga menguatkan ikatan antara grup dan para Peserta Lomba Sihir.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *