Brigjen Eko Hadi Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Dua

Brigjen Eko Hadi Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Dua

Suara Pecari – Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso resmi naik pangkat menjadi Jenderal bintang dua. Kenaikan pangkat ini diumumkan melalui surat telegram nomor ST877VIIKEP2026 yang diteken AsSDM Kapolri pada 30 Agustus 2026. Selain kenaikan pangkat, Eko juga menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I di Bareskrim Polri.

Profil Singkat Brigjen Eko Hadi Santoso

Eko Hadi Santoso merupakan lulusan Akpol dan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-4 tahun 1996. Sepanjang kariernya, ia telah menempati berbagai posisi strategis di lingkungan kepolisian, terutama di bidang penanganan kasus narkoba.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya (2015), Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi Robinopsnal Bareskrim Polri. Pada 2022, Eko naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal dan menjabat sebagai Pengembang Teknologi Informasi Kepolisian Utama Tingkat II Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri.

Peran dalam Penanganan Kasus Narkoba

Brigjen Eko Hadi dikenal aktif menangani sejumlah kasus narkoba besar di Indonesia. Salah satu kasus penting yang ditangani adalah pengungkapan jaringan narkoba yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Dalam pengungkapan tersebut, jaringan narkoba dibagi menjadi tiga klaster yang melibatkan berbagai oknum polisi dan bandar narkoba.

Selain itu, Eko juga memimpin operasi penggerebekan di beberapa tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Bali, dan Batam yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Dari penggerebekan tersebut, pihak kepolisian berhasil menyita berbagai jenis narkotika, termasuk ekstasi dan cairan etomidate, serta menangkap sejumlah tersangka dan saksi.

Konteks dan Pentingnya Kenaikan Pangkat

Kenaikan pangkat Brigjen Eko Hadi menjadi Jenderal bintang dua merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya dalam penanganan kasus narkoba yang kompleks. Jabatan barunya sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK I Bareskrim Polri menegaskan peran strategisnya dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam memperkuat pengawasan dan tindakan tegas terhadap tindak pidana narkoba, yang menjadi salah satu tantangan besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Perjalanan Karier dan Pengalaman

  • Alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-4 (1996).
  • Lulus Akpol dan ditempatkan di berbagai wilayah tugas.
  • Jabatan penting yang pernah dipegang: Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya.
  • Pengawasan dan evaluasi operasional Bareskrim Polri sebagai Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi Robinopsnal.
  • Pengembang Teknologi Informasi di Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri.

Pengungkapan Jaringan Narkoba dan Dampaknya

Pengungkapan jaringan narkoba yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota dan sejumlah oknum lainnya menjadi sorotan besar dalam upaya pemberantasan narkoba. Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) diberikan kepada pelaku yang terlibat.

Operasi penggerebekan di berbagai tempat hiburan malam juga menegaskan keberanian dan ketegasan Polri dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk di tempat-tempat yang biasanya sulit dijangkau dan menjadi pusat hiburan masyarakat.

Kesimpulan

Kenaikan pangkat Brigjen Eko Hadi menjadi Jenderal bintang dua dan penugasan barunya di Bareskrim Polri menandai pengakuan atas kontribusinya dalam penanganan kasus narkoba. Pengalaman dan rekam jejaknya menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi narkotika demi menjaga keamanan nasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *