Susi Pudjiastuti Desak Presiden Prabowo Tindak Tegas Pembakar Hutan Kalimantan

Susi Pudjiastuti Desak Presiden Prabowo Tindak Tegas Pembakar Hutan Kalimantan

Suara Pecari – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan di Kalimantan. Desakan ini disampaikan melalui unggahan di akun X miliknya pada Sabtu (22/8) menanggapi kunjungan kerja Presiden ke lokasi kebakaran hutan.

Susi menegaskan bahwa pemerintah harus memberikan efek jera berupa hukuman dan denda yang berat bagi pengusaha atau pelaku yang sengaja membakar hutan demi keuntungan pribadi. Menurutnya, praktik pembakaran lahan sebagai metode pembersihan lahan (land clearing) masih marak terjadi di Indonesia karena dinilai lebih murah dan praktis oleh para pelaku usaha.

Penyebab dan Perbandingan Kondisi di Malaysia

Susi Pudjiastuti yang juga seorang pengusaha mengungkapkan keheranannya terhadap keberanian sejumlah pengusaha di Indonesia menggunakan metode pembakaran lahan. Ia membandingkan dengan Malaysia, yang memiliki wilayah gambut serupa di Kalimantan, namun hampir tidak ditemukan pembakaran lahan sebagai metode pembersihan.

Menurut Susi, perbedaan ini menunjukkan bahwa pembakaran lahan di Indonesia masih terus berlangsung karena dianggap menguntungkan secara biaya dan menghasilkan abu yang dapat digunakan sebagai pupuk. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan bencana kabut asap yang telah melanda Kalimantan selama hampir satu bulan terakhir.

Dampak Kebakaran Hutan dan Harapan Penindakan Tegas

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas udara di wilayah tersebut. Kabut asap yang terus menyelimuti kawasan Kalimantan mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Susi Pudjiastuti menekankan pentingnya langkah tegas dari pemerintah untuk menghentikan praktik pembakaran hutan yang berulang. Penerapan sanksi hukum yang berat diharapkan bisa menjadi efek jera agar para pengusaha dan pelaku pembakar lahan enggan mengulangi tindakan tersebut di masa depan.

Dengan kondisi yang semakin memburuk, dukungan dan tindakan nyata dari pemerintah sangat dinantikan oleh publik demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana serupa terjadi kembali.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *