Sassuolo vs Como, Persaingan Puncak Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium

Avatar
Sassuolo vs Como, Persaingan Puncak Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium

Suara Pecari – 17 April 2026 | Pertandingan Serie A pekan ini mempertemukan Sassuolo dengan Como pada Jumat 16 April 2026 pukul 23.30 WIB di Stadion Mapei. Kedua tim memiliki agenda penting untuk memperbaiki posisi klasemen masing‑masing.

Sassuolo kini berada di urutan ke‑11 dengan 42 poin dari 32 laga, mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Statistik tersebut menandakan performa tim yang tidak stabil menjelang laga akhir pekan.

Walau performa tim menurun, catatan kandang Sassuolo tetap positif dengan tiga kemenangan dari empat pertemuan terakhir di Mapei Stadium. Namun, absennya Domenico Berardi karena kartu merah menjadi faktor risiko bagi lini serang.

Tim asuhan Fabio Grosso menargetkan masuk sepuluh besar atau bahkan sembilan besar pada akhir musim, dengan harapan kemenangan melawan Como dapat mengangkat moral tim. Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, diharapkan menjadi penyeimbang serangan dalam kondisi tanpa Berardi.

Di sisi lain, Como menempati posisi kelima dengan 58 poin, hanya terpaut satu poin dari Juventus yang berada di posisi keempat. Ambisi klub untuk mengamankan tiket Liga Champions semakin nyata menjelang sisa musim.

Como mencatat kemenangan telak 5‑0 atas Pisa pada 22 Maret 2026, namun baru saja mengalami kekalahan dramatis 3‑4 melawan Inter Milan pada 14 April 2026. Meskipun begitu, rekor tandang mereka tetap tak terkalahkan dalam semua kompetisi tahun ini.

Keunggulan Como di luar kandang didukung oleh disiplin taktis dan kemampuan mengontrol tempo permainan. Investasi dari Djarum Group turut memperkuat struktur klub sejak promosi ke Serie A pada musim 2024‑2025.

Pelatih Fabio Grosso menegaskan bahwa keunggulan lapangan sendiri akan menjadi senjata utama dalam menghadapi Como yang sedang berada pada puncak performa. Ia menambahkan bahwa tim harus tetap disiplin meski harus beradaptasi tanpa Berardi.

Di lain pihak, Cesc Fabregas menilai bahwa timnya siap menantang lawan kuat dengan gaya menyerang yang cepat dan pressing tinggi. Fabregas menekankan pentingnya konsistensi dalam meraih poin maksimal di setiap pertandingan tandang.

Prediksi susunan pemain menunjukkan Sassuolo menurunkan formasi 4‑3‑3 dengan Muric di gawang, empat bek termasuk Muharemovic dan Idzes, serta lini tengah yang diisi Kone, Matic, dan Thorstvedt. Sementara Como menurunkan formasi 4‑2‑3‑1 dengan Butez sebagai penjaga gawang.

Sassuolo diperkirakan akan memanfaatkan kecepatan sisi sayap untuk menciptakan peluang, mengandalkan Volpato dan Pinamonti sebagai penyerang utama. Keberhasilan mereka bergantung pada kemampuan mengubah serangan menjadi gol dalam waktu singkat.

Como diprediksi akan menekan tinggi sejak awal, mengandalkan kombinasi Diao, Paz, dan Baturina untuk membuka ruang pertahanan Sassuolo. Penekanan intensif di lini tengah diharapkan dapat menghambat alur permainan lawan.

Perlawanan langsung antara Jay Idzes dan lini belakang Como menjadi titik fokus, mengingat Idzes memiliki peran penting dalam menciptakan peluang di area terlarang. Keberhasilan Idzes dapat menjadi faktor penentu hasil akhir.

Kemenangan bagi Sassuolo dapat mengangkat mereka ke posisi sepuluh atau sembilan, memperkecil jarak dengan zona Liga Eropa. Sebaliknya, hasil positif bagi Como dapat memperkuat posisi lima dan menutup celah dengan Juventus.

Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal televisi nasional pada jam 23.30 WIB, dengan layanan streaming resmi menyediakan komentar berbahasa Indonesia. Penonton diharapkan dapat menyaksikan aksi dua tim yang tengah bersaing untuk gelar liga.

Dengan tekanan klasemen yang tinggi, kedua tim diprediksi akan menampilkan intensitas penuh hingga peluit akhir. Laga ini menjadi penentu penting dalam perburuan tempat finis Serie A musim 2025/2026.

Tinggalkan Balasan